Lengkap, Tata Cara, Keutamaan Serta Aturan Menjalankan Puasa Syawal

Terdapat keutamaan puasa Syawal yakni orang yang berpuasa selama enam hari di bulan Syawal setara dengan berpuasa selama setahun penuh

Lengkap, Tata Cara, Keutamaan Serta Aturan Menjalankan Puasa Syawal
SPARTAN LIFE
Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM - Bulan Syawal telah dimulai pada Rabu (5/6/2019). Sebelum berakhir, umat Islam masih bisa menjalankan puasa sunah Syawal.

Terdapat keutamaan puasa Syawal yakni orang yang berpuasa selama enam hari di bulan Syawal setara dengan berpuasa selama setahun penuh.

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ

“Barangsiapa yang berpuasa Ramadan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh.” (HR. Muslim, no. 1164).

Lalu, apakah 6 hari tersebut harus berurutan atau boleh dilakukan selama terpisah?.

Dilansir oleh Tribunnews, puasa Syawal boleh tidak dilakukan secara berurutan asal masih masuk bulan Syawal yang berakhir pada 3 Juli 2019.

Namun, lebih utama jika dilaksanakan di hari kedua bulan Syawal hingga 6 hari setelahnya.

Imam Nawawi r.a. berkata: “Menurut ulama Syafi’iyah, disunahkan melakukan secara berturut-turut di awal Syawal. Jika tidak berturut-turut atau tidak dilakukan di awal Syawal, maka itu boleh. Seperti itu sudah dinamakan melakukan puasa Syawal sesuai yang dianjurkan dalam hadits. Sunnah ini tidak diperselisihkan di antara ulama Syafi’iyah, begitu pula hal ini menjadi pendapat Imam Ahmad dan Daud.” (Al-Majmu’, 6: 276).

Sementara itu, berikut ini bacaan niat puasa Syawal:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى

Halaman
12
Editor: muslimah
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved