Sering Macet, Ruas Jalan Menuju Wisata Guci Kabupaten Tegal Hanya Selebar 5 Meter
Ruas Jalan Yomani Kecamatan Lebaksiu menuju Obyek Wisata Pemandian Air Panas Guci Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah hanya selebar 5
Penulis: Akhtur Gumilang | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Ruas Jalan Yomani Kecamatan Lebaksiu menuju Obyek Wisata Pemandian Air Panas Guci Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah hanya selebar 5 meter saja.
Akibatnya, di sepanjang jalan tersebut rentan mengalami antrean panjang dan macet di kala hari libur panjang seperti musim lebaran saat ini.
Sedikitnya, ada 5 titik lokasi kemacetan di sepanjang jalan menuju obyek wisata andalan Kabupaten Tegal itu.
Ke lima titik itu berada di Pertigaan Yomani Kecamatan Lebaksiu, Bukit Siwuni Desa Kalibakung Kecamatan Balapulang, Pasar Bojong Kecamatan Bojong, Pintu Loket Guci Kecamatan Bojong, dan Area Obyek Wisata Guci Kecamatan Bumijawa.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Tegal M Khuzaeni menyarankan, Pemkab Tegal harus segera mencari solusi supaya kelima lokasi itu tidak macet.
Dia yang bergerak di Komisi III Bidang Pembangunan dan Tata Ruang itu menyarankan, ruas Jalan Yomani-Guci harus diperlebar karena luasnya hanya sekitar 5 meter.
Menurutnya, lebar jalan itu sudah tidak layak karena kendaraan yang lewat di ruas tersebut tidak hanya roda 2 dan 4, tapi kendaraan besar seperti bus, truk dan lainnya.
"Lebar jalan minimal harus 8 meter. Jadi kelasnya bisa naik. Saat ini, ruas jalan itu hanya kelas 3B. Mestinya, bus tidak boleh masuk ke jalan itu," kata Jeni, sapaan akrab Politikus Partai Golkar ini kepada Tribunjateng.com, Senin (10/6/2019)
Selain menambah lebar jalan, Jeni juga menyarankan supaya Pertigaan Yomani dirubah menjadi perempatan.
Sehingga, tambah dia, kendaraan tidak menumpuk saat hendak menyebrang.
Termasuk di Bukit Siwuni, Jeni juga menyarankan supaya dibangun jalan layang.
Sejauh ini, Bukit Siwuni kerap terjadi kecelakaan lalu lintas karena kendaraan tidak kuat menaik di tanjakan yang terlalu curam.
"Mestinya pejabat Bappeda dan DPU kalau pas libur lebaran jangan mudik. Para pejabat harus lihat kondisi jalan dari Yomani sampai Guci secara langsung. Bagaimana kondisi kemacetannya. Biar mereka bisa merasakannya," ujarnya.
Selama ini, Jeni mengaku kerap melihat kemacetan di ruas jalan tersebut.
Acapkali pengunjung batal ke Guci karena kondisi jalan dipenuhi kendaraan.
Hal itu tentunya dapat mengurangi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Tegal yang diperoleh dari retribusi Guci.
"Saran saya, di Guci harus ada jalan lingkar. Sehingga kendaraan yang menuju ke Guci satu arah," pungkasnya. (TRIBUN JATENG/GUM).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/jalan-siwuni.jpg)