UPDATE: Pembakaran Mobil Agya Putih di Pekalongan Ternyata Salah Sasaran, Begini Pengakuan Tersangka

Satuan Reserse Kriminal Polres Pekalongan Kota akhirnya bisa mengungkap kasus pembakaran mobil merek Agya berwarna putih

UPDATE: Pembakaran Mobil Agya Putih di Pekalongan Ternyata Salah Sasaran, Begini Pengakuan Tersangka
TRIBUN JATENG/INDRA DWI PURNOMO
Satuan Reserse Kriminal Polres Pekalongan Kota akhirnya bisa mengungkap kasus pembakaran mobil merek Agya berwarna putih 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Satuan Reserse Kriminal Polres Pekalongan Kota akhirnya bisa mengungkap kasus pembakaran mobil merek Agya berwarna putih yang bernomor polisi AB 1599 XY di Desa Pakumbulan, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, yang terjadi, pada Kamis, (06/06/2019).

Tersangka pembakaran mobil bernama Febri alias Lowo (30) warga Dukuh Depok, Desa Pakumbulan RT 23 RW 09, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan.

Inilah Cerita Mirda Pemilik Mobil Agya Putih yang Terbakar di Pekalongan: Ada yang Aneh. . .

Video Heboh Mobil Agya Putih Terbakar di Pekalongan

Pendaftaran Online SBMPTN 2019 Dimulai Hari Ini, Segera Daftar Klik Link pendaftaran.sbmptn.ac.id

Febri mengatakan ia melakukan hal tersebut karena mempunyai dendam dengan orang bernama Bagong. Karena, orang bernama Bagong pernah menghamili adek kandungnya.

Walaupun Bagong sempat menikahi adiknya kemudian dicerai, ia sangat dendam sekali dengan perbuatannya.

"Saya kira mobil yang terparkir itu milik Bagong jadi saya ingin balas dendam dengan membakar mobilnya dan ternyata mobil itu bukan milik Bagong," kata Febri kepada Tribunjateng.com, Senin, (10/06/2019).

Menurutnya ia sangat menyesal atas perbuatannya dan rasanya ingin meminta maaf kepada pemilik mobil tersebut.

"Sebelumnya saya belum pernah ketemu dan melihat dengan pemilik mobil tersebut. Kemudian saya juga tidak mempunyai permasalahan dengan korban. Saya sangat menyesal," ungkapnya.

Sementara itu, Kapolres Pekalongan Kota AKBP Ferry Sandy Sitepu mengatakan kasus terbakarnya mobil di Buaran sangat aneh sekali, karena setelah selesai melakukan pemadaman, petugas menemukan banyak kayu dibawah mobil tersebut.

"Mengetahui hal tersebut, anggota langsung mencari saksi dan menyelidiki kasus tersebut. Kita juga dibantu oleh Tim Labfor Mabes Polri cabang Jawa Tengah dan Tim Resmob Polda Jateng untuk mengungkap kasus tersebut. Alhamdulillah kasus ini bisa terungkap," jelasnya usai menggelar press release di aula Mapolres Pekalongan Kota

Kemudian untuk motif dari tersangka yaitu dendam dengan seseorang bernama Bagong. Karena, Bagong sudah pernah menghamili adik kandungnya dan sempat dinikahi namun dicerai.

"Tahunya tersangka mobil tersebut milik Bagong ternyata bukan. Kemudian, Tersangka akan dijerat dengan pasal 187 ayat 1 KUHP tentang Pembakaran dengan sengaja ancaman hukumannya 12 tahun kurungan penjara," imbuhnya. (Dro)

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved