Ahmad Basarah: Kalau Demokrat Pindah Ke Koalisi Jokowi-Ma'ruf Amin, Itu Bukan Pengkhianatan

Wasekjen PDIP, Ahmad Basarah tidak mempersalahkan jika koalisi Prabowo-Sandi ingin pindah ke koalisi Jokowi-Ma'ruf Amin.

Ahmad Basarah: Kalau Demokrat Pindah Ke Koalisi Jokowi-Ma'ruf Amin, Itu Bukan Pengkhianatan
KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO
Wakil Sekjen Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Ahmad Basarah saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (13/7/2018). 

TRIBUNJATENG.COM- Wasekjen PDIP, Ahmad Basarah tidak mempersalahkan jika koalisi Prabowo-Sandi ingin pindah ke koalisi Jokowi-Ma'ruf Amin.

Hal tersebut diucapkan Ahmad Basarah ketika ditemui Kompas TV, Sabtu (8/6/19)

Basarah mengatakan bahwa tahun 2014 partai Golkar, PAN, dan PPP mendukung Prabowo-Hatta Rajasa.

"Setelah itu, ketika pilpres selesai, 3 partai itu berpindah koalisi ke Jokowi-Jusuf Kalla," ujar Basarah.

"Kalau pada akhirnya, Partai Dmeokrat, PAN, tidak bergabung ke koalisi politik Prabowo-Sandiaga, itu bukanlah sebuah pengkhianatan, karena sistem politik kita di UUD 1945, koalisi itu koalisi presiden," ujar Ahmad Basarah.

Diketahui, AHY beberapa kali bertemu dengan Jokowi.

Pertemuan pertama AHY dan Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (2/5/2019).

Lalu, pertemuan kedua terjadi di Istana Merdeka Bogor, Rabu (22/5/2019).

Selanjutnya, saat Jokowi menyambangi kediaman keluarga SBY di Puri Cikeas, Bogor, Sabtu (1/6/2019), untuk melayat istri SBY, Ani Yudhoyono yang meninggal dunia karena kanker darah yang dideritanya.

Pada momentum idul fitri, AHY berserta Ibas, Annisa Pohan dan Aliya Rajasa kembali berkunjung ke Istana Negara.

Halaman
123
Penulis: Wahyu Ardianti Woro Seto
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved