Biar Tak Terlihat Kumuh, PKL Tambal Ban di Sekitar Tri Lomba Juang Direlokasi Sekitar Pasar Bulu

Para pedagang kaki lima (PKL) tambal ban yang berada di sepanjang trotoar depan Stadion Tri Lomba Juang Mugassari, Semarang Selatan mulai membongkar

Biar Tak Terlihat Kumuh, PKL Tambal Ban di Sekitar Tri Lomba Juang Direlokasi Sekitar Pasar Bulu
TRIBUN JATENG/EKA YULIANTI FAJLIN
Para PKL dibantu petugas Satpol PP dan Dinas Perdagangan membongkar lapak yang berada di sepanjang trotoar Jalan Tri Lomba Juang, Selasa (11/6/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Para pedagang kaki lima (PKL) tambal ban yang berada di sepanjang trotoar depan Stadion Tri Lomba Juang Mugassari, Semarang Selatan, mulai membongkar lapak permanennya, Selasa (11/6/2019).

Ketua Paguyuban PKL tambal ban, Among Rogo mengatakan, pembongkaran ini menyusul adanya perintah Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang melalui Satpol PP dan Dinas Perdagangan Kota Semarang.

"Bagaimana lagi, itu sudah aturan pemerintah. Kalau kami membangkang kan malah lebih menyulitkan. Kami manut pemerintah saja inginnya bagaimana," tutur Among disela-sela membongkar lapaknya.

Dikatakan Among, dia bersama 26 PKL tambal ban lainnya sudah bersedia pindah lantaran Pemerintah Kota (Pemkot) telah berjanji akan merelokasi dan menyiapkan tempat baru bagi para PKL.

Rencananya, mereka akan dipindah ke area Pasar Bulu.

"Ini kan tidak ditelantarkan tapi dialihkan ke tempat lain. Jadi kami oke saja, kalau tidak diberi tempat ya kami sakit hati," ucap tukang tambal ban yang telah menggelar lapak selama 22 tahun di lokasi tersebut.

Among membeberkan, para PKL diberi waktu untuk membongkar lapak hingga Sabtu (15/6/2019). Meski demikian, dia berharap Pemkot tetap mengizinkan para pedagang menggelar lapak di tempat tersebut selama Pemkot masih menyiapkan tempat baru di kawasan Pasar Bulu.

Sementara, Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto mengatakan, pihaknya telah melakukan sosialisasi terkait rencana pembongkaran lapak PKL tambal ban dari jauh hari.

"Kami mendapat tugas untuk membongkar lapak ini sejak dua tahun lalu. Sosialisasi sudah dilakukan. Sehingga, saya harap Mugas bersih termasuk PKL yang berjualan kuliner disini," tegasnya.

Fajar melanjutkan, akan memindahkan 15 PKL terlebih dahulu, sedangkan selebihnya akan segera menyusul. Saat ini, Pemkot tengah mempersiapkan lokasi pengganti di kawasan Bulu.

Disinggung terkait dengan rencana penataan trotoar tersebut, Fajar menyebut, tempat tersebut akan diperbaiki dan dilakukan penataan agar kesan kumuh di sepanjang trotoar Jalan Tri Lomba Juang.

Tempat tersebut menjadi kewenangan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Semarang. (eyf)

Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved