Gethuk Lindri Sepanjang 350 Meter Semarakkan Syawalan di Ambokembang Pekalongan

Gethuk lindri sepanjang 350 meter pagi ini, Selasa (11/6/2019), diserbu ratusan warga Desa Ambokembang, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan

Gethuk Lindri Sepanjang 350 Meter Semarakkan Syawalan di Ambokembang Pekalongan
TRIBUN JATENG/INDRA DWI PURNOMO
Ribuan warga menyaksikan gethuk lindri sepanjang 350 meter di Desa Ambokembang, Kecamatan Kedungwuni, Jawa Tengah, Selasa (11/6/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Gethuk lindri sepanjang 350 meter pagi ini, Selasa (11/6/2019), diserbu ratusan warga Desa Ambokembang, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.

Pembuatan kudapan tersebut dilakukan pemuda warga Gang 9 Desa Ambokembang, Kecamatan Kedungwuni.

Butuh waktu satu hari untuk membuat gethuk lindri ratusan meter ini.


Tradisi syawalan gethuk lindri terpanjang ini terbukti selalu menarik perhatian warga Pekalongan dan sekitarnya.

Sekitar pukul 07.00 WIB, ribuan warga sudah memadati Gang 9 untuk bisa menikmati makanan tradisional tersebut.

Wakil ketua panitia, Zaenal Mustakim mengatakan, ide awal tradisi ini dari para pemuda setempat pada 2011 silam.

"Gethuk lindri ini menghabiskan bahan baku 1,5 ton ketela pohon, 200 butir kelapa, 80 kg gula jawa, dan 10 kg gula pasir.

Kemudian biayanya dari swadaya masyarakat.

Di antaranya dari jimpitan warga yang setiap minggu sekali diambil," kata Zaenal kepada Tribunjateng.com.

Menurut Zaenal, persiapan pembuatan sudah dimulai sejak dua hari yang lalu.

Proses ini melibatkan sekitar 200 orang warga, terutama pemuda desa.

"Untuk proses persiapan, sudah dimulai sejak Senin pagi.

Di antaranya mengupas kulit ketela pohon dan merendamnya dengan air agar ketelanya enak," jelasnya.

Sriyati (56) warga Desa Prawasan Timur, Kecamatan Kedungwuni, baru pertama kali melihat tradisi syawalan gethuk lindri di daerah ini.

"Saya tertarik untuk melihat langsung getuk lindri yang panjang tersebut. Dikabarkan unik dan sudah menjadi tradisi," jelas Sriyati. (dro)

Ahmad Dhani Divonis 1 Tahun Penjara, Maia Estianty Tulis Kalimat Bijak, Langsung Heboh

UPDATE : Penemuan Mayat Remaja Putri di Tegal, Keluarga Mengira Korban Kerja di Tempat Kakaknya

Warung Bu Anny Kembali Viral setelah Susun Daftar Menu Baru, Harga Tempe Goreng Paling Disorot

Viral Keluhan Wisatawan soal Penarikan Tiket Masuk Kawasan Dieng: Fungsine Mbayar Ki Nggo Ngapa?

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved