Pemkab Kendal Akan Membuat Palang Pintu Kereta Api di Kecamatan Ngampel

Dinas Perhubungan Kendal akan membangun palang pintu perlintasan kereta api di Desa Dempel, Kecamatan Ngampel Kabupaten Kendal.

Pemkab Kendal Akan Membuat Palang Pintu Kereta Api di Kecamatan Ngampel
TRIBUN JATENG/DHIAN ADI PUTRANTO
Petugas PT KAI Daop IV Semarang mengatur lalu lintas di perlintasan tanpa palang pintu dekat Stasiun Weleri pada saat Gerakan Nasional Selamat di Perlintasan Kereta Api, Jumat (3/5/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Dinas Perhubungan Kabupaten Kendal akan membangun palang pintu perlintasan kereta api di Desa Dempel, Kecamatan Ngampel Kabupaten Kendal.

Pembangunan palang pintu setelah Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan mengirimkan surat rekomendasi pembangunan palang pintu di Pemkab Kendal.

Kabid lalu lintas, Dinas Perhubungan Kabupaten Kendal Sarindi mengatakan pembangunan itu direncanakan akan dilakukan pada tahun 2020.

Menurutnya pembangunan itu untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di perlintasan kereta api.

Muryono Mantan Kadisdik Kendal : Maksud Hati Ingin Cerdaskan Anak Bangsa Bermuara di Penjara

"Tim dari Kementerian Perhubungan telah melakukan survei di lokasi itu, dan menyatakan bahwa perlu dibangunkan palang pintu perlintasan. Karena jalan tersebut ramai dilintasi oleh warga dan merupakan jalan utama penghubung Kecamatan Kendal dan Ngampel," katanya, Selasa (11/6/2019).

Ia menambahkan di Kabupaten Kendal terdapat 31 perlitasan kereta api.

Namun dari keseluruhan baru 13 perlintasan kereta api yang dijaga yakni terdiri dari delapan perlintasan yang dijaga oleh PT KAI dan lima perlintasan yang dijaga oleh Pemkab Kendal.

"Anggaran pembangunan ini kemungkinan akan bersumber dari APBD. Dan harapannya dari pemerintah pusat bisa ikut memberikan bantuan," katanya.

Pada arus mudik dan balik ini pun pihaknya juga meminta bantuan dari linmas untuk melakukan pengamanan di perlintasan yang tidak terjaga dan tidak berpalang pintu.

Menurutnya, ada 15 perlintasan tanpa pintu yang dijaga oleh linmas. Setidaknya ada 30 personel linmas yang terjunkan untuk mengamankan perlintasan kereta api.

"Itu untuk menjaga keamanan para pemudik saat melintasi perlintasan kereta api," ujarnya.

Penulis: Dhian Adi Putranto
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved