Tanpa Lelang KPKNL, 72 Brand PT Njonja Meneer Diduga Telah Dijual Rp 10,250 Miliar

72 brand Njonja Meneer telah laku terjual tanpa melalui proses lelang yang dilakukan Kantor Pelayanaan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL).

Tanpa Lelang KPKNL, 72 Brand PT Njonja Meneer Diduga Telah Dijual Rp 10,250 Miliar
Istimewa
Jamu Nyonya Meneer 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Penjualan 72 brand (merek) milik PT Njonja Meneer memasuki babak baru.

Diam-diam 72 brand tersebut telah laku terjual tanpa melalui proses lelang yang seharusnya dilakukan Kantor Pelayanaan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL).

Proses penjualan pun di bawah tangan tanpa diketahui berbagai pihak.

Hal tersebut terkuak setelah adanya perselisihan dua kurator yang mengurusi penjualan aset milik termasuk merek milik PT Njonja Meneer.

Kurator Njonja Meneer, Ade Liansyah mengaku menolak penjualan brand (merek) yang dilakukan rekannya sendiri bernama Wahyu Hidayat.

Dirinya tidak setuju karena penjualan brand dilakukan tanpa adanya sertifikat.

Hakim Pengawas Akan Ambil Sikap Atas Perselisihan Penjualan Merek PT Njonja Meneer

"Brand yang dijual rekan saya Rp 10.250 miliar. Brand itu dijual bawah tangan dan uang sudah masuk di rekan saya,"tuturnya saat dihubungi Tribun Jateng, Selasa (11/6/2019).

Menurutnya, brand itu belum bisa dijual karena dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) menyatakan bahwa bisa diperjualkan belikan atau dialihkan kepada yang lain selama jangka waktunya masih berlaku.

Hal inilah yang menyebabkannya menolak untuk menyerahkan brand itu.

"Semua merek itu belum ada sertifikatnya. Jadi sertifikat belum dijual khan salah. Itulah yang membuat kami silang pendapat," jelasnya.

Halaman
1234
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved