15 Paket Penyediaan Barang dan Jasa di Purbalingga Selesai Lelang, Ada Pengadaan Pakaian Bela Negara

Pemerintah Kabupaten Purbalingga telah menyelesaikan pelaksanaan lelang untuk 15 paket penyediaan barang atau jasa.

15 Paket Penyediaan Barang dan Jasa di Purbalingga Selesai Lelang, Ada Pengadaan Pakaian Bela Negara
IST
Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi (ist) 

TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA - Pemerintah Kabupaten Purbalingga telah menyelesaikan pelaksanaan lelang untuk 15 paket penyediaan barang atau jasa.

Dua diantaranya bahkan mulai dilakukan penandatanganan kontrak perjanjian, Rabu (12/6) di Graha Adiguna kompleks Pendopo Dipokusumo.

Dua paket pekerjaan tersebut meliputi Pembangunan Islamic Centre dengan nilai kontrak Rp 8,465 miliar dan Pembangunan Puskesmas Kejobong dengan nilai kontrak Rp Rp 3,799 miliar.

Sementara itu, sejumlah paket tender yang segera menyusul penandatanganan kontrak meliputi pengadaan aspal drum, pembangunan GOR tertutup, penyediaan jasa asuransi 182 unit kendaraan dinas, pengawasan pembangunan IBS RSUD Goeteng Taroenadibrata, belanja pakaian seragam Bela Negara, pengadaan sarana ibadah untuk ulama atau tokoh agama, pengadaan marka jalan, belanja modal peralatan dan mesin, alat ukur, belanja cetak blanko KK, pembangunan penataan lingkungan Puskesmas Kutasari, stimulan jamban keluarga, dan pembangunan ruang TBMDR sekaligus penataan lingkungan Puskesmas Bojong.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekda Kabupaten Purbalingga, Agus Winarno menyampaikan, pada tahun anggaran 2019 terdapat 107 paket pengadaan barang dan jasa yang masuk di Bagian Layanan Pengadaan (BLP) Setda.

“Rinciannya, 15 paket proses yang sudah selesai, 58 paket sedang proses tender, 13 paket persiapan tender, 21 identifikasi tender yang belum diajukan ke BLP, 21 paket masih di OPD,” ungkapnya.

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi menyampaikan kepada rekanan yang akan melangsungkan proses pengadaan agar bisa memanfaatkan waktu dengan maksimal.

“Kami harap kegiatan fisik tidak hanya dijalankan, tidak hanya penyerapan anggaran, tapi kegiatan harus tepat mutu, tepat manfaat, tepat spesifikasi dan tepat waktu," katanya. (Aqy)

Penulis: khoirul muzaki
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved