5 Fakta Mutilasi Karoman, Darah di Jalan Setapak dan Sepatu Bot, hingga Organ yang Masih Dicari 

Selain itu, petugas juga melakukan peluasan untuk mencari bagian tubuh Karoman yang sampai saat ini belum ditemukan

5 Fakta Mutilasi Karoman, Darah di Jalan Setapak dan Sepatu Bot, hingga Organ yang Masih Dicari 
KOMPAS.com/AMRIZA NURSATRIA
Personel dari Polres Ogan Ilir melakukan olah TKP ulang di lokasi penemuan jasad Karoman korban tewas diduga korban pembunuhan disertai mutilasi. 

TRIBUNJATENG.COM - Kasus mutilasi di Kecamatan Sungai Pinang, Ogan Ilir, Sumatera Selatan, masih terus diselidiki oleh pihak kepolisian.

Polisi telah memeriksa 10 saksi mata terkait kematian seorang nelayan asal Desa Pinang Mas, Karoman (40).

Karoman yang pamit mencari ikan di sungai dekat rumahnya ditemukan tewas tanpa kepala dan tangan oleh warga.

Sementara itu, anjing pelacak milik polisi mencium jejak darah di jalan setapak di sekitar lokasi.

Polisi berharap segera dapat mengungkap kasus tersebut. Baca fakta lengkapnya berikut ini:

1. Polisi periksa 10 saksi, termasuk istri korban

I

Personel dari Polres Ogan Ilir melakukan olah TKP ulang di lokasi penemuan jasad Karoman korban tewas diduga korban pembunuhan disertai mutilasi. (KOMPAS.com/AMRIZA NURSATRIA) 

Tim penyidik kepolisian ke Mapolsek Tanjung Raja telah meminta keterangan 10 orang saksi.

Istri korban, Mardiah, juga turut dipanggil untuk dimintai keterangan terkait kasus pembunuhan disertai mutilasi terhadap Karoman (40), Rabu malam lalu.

Kepala Dusun 2 Desa Pinang Mas Amrullah mengatakan, dirinya tidak tahu secara persis apa tujuan pemanggilan kesepuluh orang itu.

Halaman
1234
Editor: muslimah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved