530 Calon Kades di Brebes Berikrar Gelar Pilkades Damai, Harus Siap Menang dan Siap Kalah

Sebanyak 530 Calon Kepala Desa (Cakades) dari 148 desa se Kabupaten Brebes berikrar untuk menciptakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang damai.

530 Calon Kades di Brebes Berikrar Gelar Pilkades Damai, Harus Siap Menang dan Siap Kalah
ISTIMEWA
Calon Kepala Desa menandatangani ikrar damai dalam deklarasi Pilkades Damai di Pendopo Kabupaten Brebes. 

TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Sebanyak 530 Calon Kepala Desa (Cakades) dari 148 desa se Kabupaten Brebes berikrar untuk menciptakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang damai.

Tekad untuk menjaga kedamaian, keamanan dan ketertiban selama proses Pilkades itu dituangkan dalam deklarasi damai Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak di Pendopo Bupati Brebes.

Mereka menandatangani Deklarasi Damai secara simbolis di hadapan Bupati Brebes, Idza Priyanti, Dandim 0713/Brebes Letkol Faisal Amri, dan jajaran di lingkungan Pemkab Brebes, Polres dan Kodim.

"Kami calon Kepala Desa dengan semangat persatuan dan kesatuan menyatakan siap menciptakan Pilkades yang aman, tertib dan damai di Kabupaten Brebes," ucap para Cakades serempak.

Para Kades juga bertekad senantiasa terpeliharanya keutuhan NKRI dan mematuhi serta mentaati segala peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Bupati Brebes, Idza Priyanti meminta kepada seluruh Cakades dan panitia, agar menyukseskan Pilkades serentak gelombang satu yang akan digelar 16 Juni 2019 mendatang.

Idza berpesan bahwa dalam kompetisi apapun, termasuk Pilkades ada yang kalah dan menang. Yang menang jangan berbangga hati lebih dulu karena perjuangan baru akan segera dimulai, dan yang kalah jangan berkecil hati.

Dalam pesta demokrasi tingakt desa, kata Idza, harus mengedepankan kepentingan umum atau masyarakat, sehingga tidak ada perpecahan atau gesekan antar pendukung.

"Mari kita sukseskan Pilkades serentak 2019 dan dikawal sehingga berjalan dengan baik, lancar, aman, sukses dan kondusif," ajak Idza, dalam rilis kepada Tribunjateng.com, Rabu (12/6/2019).

Agar bisa mencapai Pilkades yang aman dan sukses, Idza menghimbau, pada panitia diminta agar jadi penyelenggara Pilkades yang baik, dengan mengikuti seluruh tata cara yang baik, harus jujur dan adil (Jurdil).

"Bila mereka sudah tidak adil, maka ujung-ujungnya tidak bagus. Karena itu, kejujuran, keadilan, langsung, umum, bebas, rahasia menjadi pedoman dasar dalam pelaksanaan Pemilu," tandas Idza.

Lanjut Idza, deklarasi damai perlu dilakukan dan diikuti para Panitia Pilkades dan para Calon Kades untuk mewujudkan Pilkades serentak 2019 yang aman dan lancar. TNI dan Polri juga dipastikan bersikap netral di setiap pelaksanaan Pilkades.

Damdim 0713 Letkol Faisal Amri mengatakan, bahwa setiap calon Kades harus siap menang dan siap kalah. Bagi calon yang kalah harus legowo, dan harus mendukung Kades terpilih dalam membangun desa. Tidak justru menghasut sana-sini yang akhirnya akan menimbulkan ketidaknyamanan di lingkungan masyarakat.

"Jadi calon Kades harus siap menang dan siap kalah," tegas Faisal Amri. (Nal)

Penulis: m zaenal arifin
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved