AKBP Arief Bahtiar Fokuskan Pengamanan Syawalan di Bonang, Ada Larung Laut dan Hiburan Musik

Polres Demak menerjunkan 96 personil untuk mengamankan tempat – tempat wisata laut sebagai tradisi syawalan di Kabupaten Demak, Rabu (12/6/2019).

AKBP Arief Bahtiar Fokuskan Pengamanan Syawalan di Bonang, Ada Larung Laut dan Hiburan Musik
TRIBUN JATENG/ALAQSHA GILANG IMANTARA
Polres Demak menerjunkan 96 personil untuk mengamankan tempat – tempat wisata laut sebagai tradisi syawalan di Kabupaten Demak, Rabu (12/6/2019) 

TRIBUNJATENG.COM, DEMAKPolres Demak menerjunkan 96 personil untuk mengamankan tempat – tempat wisata laut sebagai tradisi syawalan di Kabupaten Demak, Rabu (12/6/2019).

Adapun tempat wisata laut tersebut diantaranya adalah pantai Morosari di Kecamatan Sayung, pantai Tambak bulusan, Kecamatan Karangtengah, pantai Morodemak, Kecamatan Bonang dan balai pelelangan ikan Desa Bungo, Kecamatan Wedung.

Di Morosari Sayung tidak ada kegiatan larung laut tetapi ada tempat rekreasi makam Syekh Mudzakir, Pantai Istanbul juga tidak ada larung laut hanya ada kegiatan rekreasi karena larung lautnya sudah di lakukan Selasa malam.

Di bonang, ada larung sedekah laut hingga ke tengah.

Di Bungo Wedung, ada larung laut tetapi tidak sampai ketengah laut

Berkaitan dengan empat tempat tersebut, Kapolres Demak, AKBP Arief Bahtiar mengatakan polres Demak menitikberatkan personil yang lebih banyak di Bonang, karena di Bonang bukan hanya ada kegiatan larung laut tetapi juga ada kegiatan musik yang memang ancaman untuk gangguan kamtibmas lebih besar.

“Oleh karena itu untuk di Morosari Sayung, terdapat 15 personil.

Di Istanbul, terdapat 15 personil.

Di Wedung, terdapat 15 personil.

Sehingga, selebihnya atau sebanyak 50 personil kami tempatkan di Bonang untuk mengantisipasi kegiatan larung laut dan hiburan musik,” ucapnya, Rabu (12/6/2019).

Arief menambahkan, Polres Demak juga diback up oleh Polair Polda yang ditempatkan di Bonang bersama – sama dengan Polair polres Demak untuk mengawal dan mengikuti pelaksanaan larung laut yang dilaksanakan oleh masyarakat Bonang ke tengah laut.

“Kami jauh – jauh hari juga sudah melakukan himbauan pada masyarakat apabila ingin berekreasi ke pantai ataupun ke laut bagi masyarakat yang memberikan jasa harus mengutamakan keselamatan baik penumpang kapal maupun yang melaksanakan rekreasi di pantai seperti di Sayung, Bonang, Wedung yang memang menggunakan kapal, harus menggunakan jaket keselamatan,” imbuhnya.

Untuk di pantai Istanbul di Karangtengah, pihaknya telah menyampaikan kepada perangkat desa dan panitia disana untuk menyampaikan batas- batas kedalaman pantai sehingga masyarakat bisa mengantisipasi apabila sudah terlalu jauh bermainnya ke arah tengah laut. (agi)

Penulis: Alaqsha Gilang Imantara
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved