Dibuka Tahun Depan, Persiapan Museum Purbakala Semedo Tegal Alami Masalah Instalasi Air

Sejumlah kendala dan masalah muncul di Museum Purbakala Semedo, Desa Semedo, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah menjelang dibukanya

Dibuka Tahun Depan, Persiapan Museum Purbakala Semedo Tegal Alami Masalah Instalasi Air
IST
Museum Purbakala Semedo atau beberapa fosil kuno yang akan menjadi daftar koleksi pada museum. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Sejumlah kendala dan masalah muncul di Museum Purbakala Semedo, Desa Semedo, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah menjelang dibukanya pada tahun 2020 mendatang.

Dalam hal ini, Bupati Tegal, Umi Azizah pun telah optimis Museum Purbakala Semedo bisa dinikmati wisatawan lokal maupun mancanegara pada tahun 2020 nanti.

"Semedo nantinya akan ramai dengan kunjungan anak sekolah, wisatawan, termasuk peneliti dari mancanegara.

Oleh karenanya, kesadaran warga harus mulai ditumbuhkan, terutama sikap ramah kepada para pendatang," pesan Umi dalam kunjungannya ke Desa Semedo pada Selasa (11/6/2019) kemarin.

Menanggapi hal itu, Pemandu Situs Purbakala Semedo, Tanti Asih menuturkan fakta yang sebenarnya terjadi di lapangan.

Tanti menyebut sampai saat ini infrastruktur dan sarana di museum purbakala bertaraf internasional itu belum lengkap.

Dia mengaku, sejumlah kendala yang ditemuinya saat ini adalah perihal instalasi air untuk Museum.

Tanti mengaku, kontraktor sebelumnya telah mengebor tanah sedalam 120 meter untuk mencari sumber instalasi air.

Hal itu dipersiapkan sebagai standar minimal berfungsinya sebuah Museum bertaraf internasional.

Namun, kata Tanti, yang didapat kontraktor saat mengebor tanah ternyata air laut asin sehingga tidak bisa digunakan untuk sumber instalasi.

Halaman
123
Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved