Dirlantas Polda Jateng: 20 Persen Atau 90 Ribu Kendaraan Pemudik Masih Ada di Jawa Tengah

Operasi Ketupat Candi atau pengamanan arus mudik dan arus balik libur Lebaran 2019 selama 13 hari tertanggal 29 Mei hingga 10 Juni sudah selesai.

Dirlantas Polda Jateng: 20 Persen Atau 90 Ribu Kendaraan Pemudik Masih Ada di Jawa Tengah
ANTARA FOTO/MOHAMMAD AYUDHA
Antrean kendaraan masuk tol melalui Gerbang Tol Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah, Jumat (7/6/2019). Pada H+2 Lebaran 2019, arus balik melalui pintu Tol Colomadu terpantau ramai lancar dan diperkirakan puncak arus balik pada 8-9 Juni 2019. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Operasi Ketupat Candi atau pengamanan arus mudik dan arus balik libur Lebaran 2019 selama 13 hari tertanggal 29 Mei hingga 10 Juni sudah selesai.

Dirlantas Polda Jawa Tengah yang juga sebagai Kabag Penanggungjawab Posko Terpadu tol GT Kalikangkung Semarang, Kombes Pol Rudi Antariksa menyebutkan, hingga Rabu (12/6/2019) sebanyak 261 ribu kendaraan sudah melakukan arus balik ke arah Jakarta melalui gerbang tol GT Kalikangkung Semarang.

Adapun jumlah tersebut nampaknya masih sekitar 80 persen dari jumlah pemudik yang mencapai 351 ribu kendaraan, sehingga masih ada kemungkinan 90 ribu kendaraan belum melakukan arus balik.

"Untuk sekarang ini operasi ketupat candi sudah berakhir pada Minggu malam pukul 00.00 tetapi karena kami lihat arus balik belum semuanya kembali ke Jakarta," terang Rudi, Rabu (12/6/2019).

H+6 Lebaran, Para Pemudik Masih Berburu Oleh-oleh Khas Semarang

Meski begitu, pihaknya mencatatkan, operasi candi 2019 berjalan lancar baik secara lokal maupun nasional.

Dia juga menyebut angka kecelakaan lalu lintas dapat ditekan secara signifikan.

Kecelakaan di tol berjumlah 20 kejadian dengan tiga orang meninggal, 12 luka berat, dan 24 luka ringan.

"Alhamdulillah lancar terutama di tol dapat ditekan, di luar tol yang melibatkan arus lokalan melibatkan sepeda motor masih terjadi," lanjut Rudi.

Sebagai evaluasi, pihaknya mencatat beberapa problem yang dapat mengganggu arus lalu lintas waktu lebaran.

Terkhusus rest area di Jateng yang belum jadi sepenuhnya ataupun kurang luas sehingga terjadi penumpukan kendaraan yang dapat mengganggu lalu lintas.

Halaman
12
Penulis: Jamal A. Nashr
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved