Izin Pendaratan Tanah di Kabupaten Tegal Berbelit-belit, Dinas Perkimtaru Jawab Begini

Izin pengurusan dan pendaratan tanah di Kabupaten Tegal berbelit- belit sehingga dikeluhkan sejumlah masyarakat.

Izin Pendaratan Tanah di Kabupaten Tegal Berbelit-belit, Dinas Perkimtaru Jawab Begini
TRIBUN JATENG/AKHTUR GUMILANG
Lahan milik Mohammad di Kelurahan Kudaile yang tak kunjung diberi izin pendaratan oleh Pemerintah. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Izin pengurusan dan pendaratan tanah di Kabupaten Tegal berbelit- belit sehingga dikeluhkan sejumlah masyarakat.

Mereka menilai perizinan terlalu berbelit-belit karena salah satu syaratnya harus melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman, Tata Ruang dan Pertanahan (Perkimtaru) setempat.

Mohamad Anton (37), warga Kelurahan Kudaile, Kecamatan Slawi, merupakan salah satu warga yang sedang mengurus perizinan tersebut.

Dia mengaku sudah mengurus izin pendaratan tanah selama 6 bulan.

Namun, izin itu tak kunjung juga turun, karena terkendala syarat gambar.

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tegal mensyaratkan harus ada gambar lokasi tanah yang dikeluarkan oleh Dinas Perkimtaru.

Sementara itu, Dinas Perkimtaru menyerahkan syarat gambar ke DPMPTSP.

"Mereka saling lempar. Makanya, sudah setengah tahun belum jadi-jadi izinnya. Padahal kami mau berbuat baik, tapi malah dipersulit," kata Mohamad, Rabu (12/6).

Dikonfirmasi, Kepala Dinas Perkimtaru Kabupaten Tegal, Jaenal Dasmin menjelaskan, pihak Dinas sebenarnya tidak ada kepentingan dalam izin pendaratan.

Izin pendaratan, kata Jaenal, berada di Bidang Pengairan yang bernaung di Dinas Pekerjaan Umum (DPU).

Halaman
12
Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved