Pengacara Bantah Dakwaan JPU Soal Pengeroyokan Audrey, Beberkan Fakta Baru

Ia mengatakan, memang ada kekerasan, namun korban dan pelaku berkelahi satu lawan satu dan saling adu jotos

Pengacara Bantah Dakwaan JPU Soal Pengeroyokan Audrey, Beberkan Fakta Baru
GOOGLE
Tagar JusticeForAudrey Trending Topic di Twitter 

TRIBUNJATENG.COM, PONTIANAK - Kuasa hukum tiga terdakwa kasus pengeroyokan Audrey, Deni Amirudin membantah dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) yang menyebut kliennya mengeroyok korban.

Ia mengatakan, memang ada kekerasan, namun korban dan pelaku berkelahi satu lawan satu dan saling adu jotos.

"Yang namanya berkelahi ya pasti ada adu jotos dan itu timbal balik bukan satu arah. Dakwaan jaksa bilang ini dikeroyok. Tidak benar dikeroyok," ujarnya, Rabu (12/6).

Deni bahkan menilai, dakwaan jaksa tersebut mengikuti pemberitaan di media bukan hasil BAP kepolisian. Harusnya, kata dia, jaksa melihat fakta yang ada, walaupun fakta itu akan diuji dalam persidangan kelak.

"Ingat ini pidana anak bukan pidana umum seperti biasanya. Psikologi anak pelaku bisa terpengaruh atas pembacaan surat dakwaan jaksa kemarin," ungkapnya.

Deni memastikan, dalam persidangan selanjutnya, pihaknya akan memperlihatkan fakta-fakta sesungguhnya di depan majelis hakim. Dan dia memastikan akan maksimal membela hak-hak hukum kliennya.

Sementara itu, kuasa hukum korban, Erik Mahendra mengatakan, pihaknya mempercayakan sepenuhnya penanganan perkara hukum di pengadilan kepada jaksa penuntut umum.

Menurut Erik, tim kuasa hukum korban di luar pengadilan akan membantu dan berkoordinasi dengan jaksa untuk mengumpulkan alat bukti dan saksi-saksi yang akan dihadirkan di persidangan.

"Korban sudah diwakili oleh jaksa di sidang. Jadi kami percayakan sepenuhnya kepada jaksa," ujarnya singkat. (*)

Artikel ini telah tayang di tribunpontianak.co.id dengan judul Pengacara Bantah Dakwaan JPU Menyebutkan Pelaku Lakukan Pengeroyokan Terhadap Audrey

Editor: muslimah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved