Sidang Kasus Korupsi DAK, Mantan Wakil DPR RI: Saya Tidak Meminta, Mereka Yang Berikan

Mantan wakil ketua DPR RI Taufik Kurniawan mengelak meminta komitmen fee untuk pencairan dana alokasi khusus (DAK).

Sidang Kasus Korupsi DAK, Mantan Wakil DPR RI: Saya Tidak Meminta, Mereka Yang Berikan
TRIBUN JATENG/RAHDYAN TRIJOKO PAMUNGKAS
Mantan Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan saat menjalani sidang lanjutan terkait kasus korupsi dana alokasi khusus di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (12/6/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Mantan wakil ketua DPR RI Taufik Kurniawan mengelak meminta komitmen fee untuk pencairan dana alokasi khusus (DAK) dari mantan Bupati Kebumen Muhammad Yahya Fuad.

Hal tersebut diungkapkan Taufik saat menjalani sidang lanjutan kasus korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kota Semarang, Rabu (12/6/2019).

Taufik mengakui mantan Bupati Kebumen Muhammad Yahya Fuad menemuinya di gedung DPR RI.

Pada pertemuan tersebut dirinya tidak mengundang mantan Bupati Kebumen.

"Itu inisiatif dia (Yahya Fuad) sendiri menemui saya. Waktu itu saya lagi paripurna pengesahan APBNP 2016 dan tax amnesti. Saya diberitahu staf," ujarnya.

Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan Jalani Sidang Perdana di Pengadilan Tipikor Semarang

Sembari menunggu, menurut dia, Yahya Fuad juga mengunjungi anggota DPR RI lainnya.

Dirinya menambahkan tidak mengetahui tujuan Yahya mengunjungi anggota DPR RI yang sama di Dapil 7.

"Ya saya tidak tahu apa tujuannya. Mungkin saja roadshow perkenalan bupati baru," jelasnya.

Menurut Taufik pertemuannya dengan mantan Bupati Kebumen hanya berlangsung sekitar 15 menit.

Pada pertemuan tersebut Yahya Fuad meminta dukungan politik untuk pembangunan Kebumen.

Halaman
12
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved