Solid Gold Berjangka Bidik Segmen Milenial, Targetkan Pertumbuhan 20 Persen di Semarang

PT Solid Gold Berjangka (SGB) merupakan salah satu perusahaan Pialang berjangka yang hadir di Semarang sejak tahun 2003.

Solid Gold Berjangka Bidik Segmen Milenial, Targetkan Pertumbuhan 20 Persen di Semarang
TRIBUN JATENG/DESTA LEILA KARTIKA
peringatan HUT PT Solid Gold Berjangka yang ke-16 tahun, berlokasi di Hotel Patra Jasa Semarang, Rabu (12/6/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Desta Leila Kartika.

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - PT Solid Gold Berjangka (SGB) merupakan salah satu perusahaan Pialang berjangka yang hadir di Semarang sejak tahun 2003.

Mengikuti perkembangan zaman, SGB membidik segmen Milenial sebagai pasar potensial di masa depan.

Pimpinan Cabang Solid Gold Berjangka Cabang Semarang, Conny Lumandung mengungkapkan, hingga sekarang total nasabah yang masih aktif lebih dari 225 nasabah.

Ke depan, pihaknya akan lebih serius membidik dan menyesuaikan diri dengan kultur milenial.

"Diusia ke-16 tahun yang tergolong belia ini, kami mulai serius menargetkan segmen milenial sebagian ceruk pasar di masa depan. Sampai akhir tahun 2019, kami menargetkan pertumbuhan 20% untuk cabang Semarang," ungkap, Conny Lumandung, pada Tribunjateng.com, Rabu (12/6/2019).

Sebagai pelaku investasi di perdagangan berjangka, PT Solid Gold Berjangka Semarang harus segera menjawab tantangan, dengan perubahan paradigma bisnis yang lebih menyesuaikan dengan pasar milenial nantinya.

Conny menyebut, kedepan pihaknya berharap dapat memberikan kontribusi yang lebih baik. Tidak hanya untuk industri Perdagangan Berjangka Komoditi, tetapi juga bagi perekonomian di kota Semarang.

"Kami membukukan kinerja sepanjang tahun 2018, total volume transaksi sebanyak 93.065 lot meningkat 15,52% dibandingkan tahun 2017. Sedangkan jumlah nasabah baru yang berhasil dihimpun sebanyak 225 nasabah dari tahun sebelumnya sebanyak 216 nasabah baru," jelasnya.

Adapun terkait strategi yang akan ditempuh antara lain dengan mengoptimalkan sarana digital untuk menjangkau nasabah, serta memberi edukasi yang gencar terhadap kaum muda agar melek investasi di Perdagangan Berjangka Komoditi.

"Kami akan melakukan promosi, sosialisasi, dan edukasi secara lebih menyeluruh dan memperluas jangkauan kepada nasabah potensial yang ada di ujung kota Semarang," tegas Conny.

Direktur Utama PT Bursa Berjangka Jakarta, Stephanus Paulus Lumintang menambahkan, Secara market, potensi kota Semarang termasuk lima besar investor yang paling banyak meminati industri pialang berjangka.

Di antaranya yaitu Jakarta, Jatim, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, dan Jateng (Semarang).

Market pialang berjangka tidak bisa disimpulkan secara permanen, mengingat bisnis ini sangat dinamis sehingga dari kelima wilayah tersebut market share Jateng kisaran 15% dari potensi secara Nasional.

"Saat ini pergeseran begitu cepat khususnya diperkembangan industri teknologi informasi, dimana saat ini kebanyakan menggunakan sarana gadget untuk berinvestasi. Sehingga kami menargetkan kaum Milenial, karena menjelaskan kepada nasabah usia 25 tahun dengan 60 tahun mengenai gadget tentu lebih canggih dan mudah," imbuhnya. (dta)

Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved