BPBD Prediksi Puncak Kemarau di Kudus Tahun Ini Jatuh Pada Bulan Agustus

Puncak musim kemarau di Kabupaten Kudus diperkirakan jatuh pada bulan Agustus.

BPBD Prediksi Puncak Kemarau di Kudus Tahun Ini Jatuh Pada Bulan Agustus
ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha
Ilustrasi kemarau 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Puncak musim kemarau di Kabupaten Kudus diperkirakan jatuh pada bulan Agustus.

Sementara rentang waktu kemarau terjadi sejak Mei sampai November 2019.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus, Bergas Catursari Penanggungan mengatakan, perkiraan musim kemarau tersebut berdasarkan hasil dari prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika.

Musim kemarau kontan membuat sejumlah wilayah di Kabupaten Kudus mengalami kekurangan stok air bersih.

Di antaranya wilayah yang rawan kekeringan yaitu di Kecamatan Kaliwungu yakni di Desa Papringan, Banget, Sidorekso, Kedungdowo, Blimbing Kidul, dan Setrokalangan.

Sementara di Kecamatan Undaan yaitu di Desa Kutuk, Glagahwaru, Terangmas, Kalirejo, dan Lambangan.

Sementara di Kecamatan Mejobo yaitu di Desa Kesambi, Temulus, Hadiwarno, Jojo, dan Payaman

“Di Kecamatan Jekulo yang rawan yaitu di Desa Bulungcangkring, Bulung Kulon, Sidomulyo, Sadang, dan Pladen.

Kecamatan Dawe di Desa Kandangmas dan Kecamatan Gebog di Desa Menawan,” kata Bergas Kamis (13/6/2019).

Untuk mengantisipasi kekurangan stok air bersih, lanjutnya, pihaknya telah menyediakan air bersih sebanyak 280 tangki kapasitas 5.000 liter yang disokong oleh APBD Kudus.

Halaman
12
Penulis: Rifqi Gozali
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved