Bupati Pemalang Imbau Warganya Tak ke Jakarta Untuk Kawal Sidang Sengketa Pemilu

Junaedi bersama seluruh komponen baik Polri TNI serta parpol di Kabupaten Pemalang menggelar pernyataan sikap menolak segala bentuk kerusuhan

Bupati Pemalang Imbau Warganya Tak ke Jakarta Untuk Kawal Sidang Sengketa Pemilu
Tribun Jateng/Budi Susanto
Pernyataan sikap damai dan mengutuk kerusuhan 22 Mei oleh jajaran Pemkab Pemalang, Polres Pemalang, Kodim 0711 serta Parpol di Mapolres Pemalang, Kamis (13/6/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PEMALANG - Bupati Pemalang, Junaedi, imbau masyarakat Kabupaten Pemalang untuk tidak berbondong-bondong ke Jakarta mengawal sidang sengketa pemilu.

Menurutnya, masyarakat lebih baik mengikuti perkembangan sidang melaui media.

“Sesuai mekanisme konstitusional dalam tahapan pemilu, Mahkamah Konstitusi (MK) menjadi wadah untuk menampung setiap ketidakpuasan peserta pemilu."

"Maka dari itu, apapun keputusan MK adalah tidak bisa ditentang," katanya saat menghadiri Halalbihalal di Mapolres Pemalang, Kamis (13/6/2019).

Selain memberi imbauan, Junaedi bersama seluruh komponen baik Polri TNI serta parpol di Kabupaten Pemalang menggelar pernyataan sikap menolak segala bentuk kerusuhan.

“Kami mengutuk kerusuhan yang terjadi pada tanggal 22 Mei lalu serta menghormati proses persidangan yang berlangsung di MK."

"Kami sepakat menjaga persatuan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat di Kabupaten Pemalang," paparnya.

Sementara Kapolres Pemalang AKBP Kristanto Yoga Darmawan menambahkan, pihaknya melakukan langkah preventif agar masyarakat Pemalang tidak berangkat ke Jakarta.

"Kami pastikan tidak ada kelompok atau perorangan dari Kabupaten Pemalang yang berangkat ke Jakarta untuk memantau sidang di MK," tambahnya. (Budi Susanto)

Penulis: budi susanto
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved