Kota Pekalongan Kekurangan Luasan RTLH

Hal tersebut membuat Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus menambah luasan hijau perkotaan

Kota Pekalongan Kekurangan Luasan RTLH
Tribunjateng.com/Budi Susanto
Tanaman perdu di Lahan Terbuka Hijau (RTH) Mataram Kota Pekalongan, Kamis (13/6/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Kota Pekalongan kekurangan Lahan Terbuka Hijau (RTH).

Hal tersebut membuat Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus menambah luasan hijau perkotaan.

Pasalnya hingga kini baru ada 18 persen luasan RTH dari total ke seluruhan luas Kota Pekalongan.

Kepala DLH Kota Pekalongan, Purwanti menjelaskan, luasan RTH sudah diatur di dalam Perda nomor 30 tahun 2011 tentang tata ruang.

“Dalam Perda minimal 30 persen dari luasan Kota Pekalongan, di mana 20 persen RTH Publik dan 10 persen RTH privat,” katanya, Kamis (13/6/2019).

Diketahui luasan wilayah Kota Pekalongan mencapai 45,25 kilometer persegi, dan kebutuhan RTH baru tercukupi 18 persen atau sekitar 7 kilometer persegi.

“Maka dari itu jika beberapa tempat seperti Binatur River Walk dibangun taman, bisa menambah luasan lahan RTH untuk Kota Pekalongan,” ujarnya.

Dilanjutkannya, Binatur River Walk merupakan saluran irigasi, di mana penanganannya melibatkan Kota dan Kabupaten Pekalongan.

“Jika bisa dibangun sebagai taman kembali tentunya sangat membantu penghijauan Kota Pekalongan. Karena RTH menjadi satu di antara variabel Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) baik kabupaten maupun kota,” tambahnya. (*)

Penulis: budi susanto
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved