Perbaiki Kualitas Klub, Presiden Persijap Jepara Belajar Pengelolaan ke Jepang

Presiden Persijap Jepara, Esti Puji Lestari, belajar pengelolaan klub ke Jepang.

Perbaiki Kualitas Klub, Presiden Persijap Jepara Belajar Pengelolaan ke Jepang
IST
Presiden Persijap Jepara, Esti Puji Lestari (kedua dari kiri), belajar pengelolaan klub ke Jepang. 

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA – Presiden Persijap Jepara, Esti Puji Lestari, belajar pengelolaan klub ke Jepang.

Di Negeri Sakura itu banyak hal yang bisa diterapkan pada klub kesayangan warga Jepara.

Esti, begitu dia akrab disapa mengunjungi sejumlah tempat di Jepang.

Perempuan kelahiran Sukabumi, Jawa Barat itu menyempatkan belajar ke JLeague, Jepang, setelah sebelumnya belajar pengelolaan klub di Spanyol.

Di Jepang, dia juga melakukan penjajakan kerja sama dan pendalaman dalam pengelolaan klub.

Pasalnya, di sana terdapat akademi sepak bola berjenjang baik untuk pria maupun wanita.

Pelatih Asal Brasil Fabio Oliveira Resmi Tangani Persijap Jepara

“Saya senang sekali bisa menjajaki kemungkinan kerja sama baru di negara Asia terutama untuk sepak bola dan akademinya. Persijap perlu akademi yang baik sebagai penopang sporting untuk tim utama. Apalagi kita tiap tahun selalu ikut Suratin, konsep klub di Jepang itu sebenarnya sederhana tapi sangat modern,” kata Esti dalam keterangan tertulisnya, Kamis (13/6/2019).

Dia juga bertandang ke Tokyo Verdy. Menurutnya di sana sarananya lengkap dan tertata.

Untuk menirunya, katanya, tidak perlu biaya banyak, hanya perlu penerapan standar operasional yang baik dan diikuti seluruh tim.

“Jadi saya berharap Persijap tidak hanya selalu target juara tapi pembenahan pembenahan struktur organisasi , infrastruktur, dan tim kepelatihannya semakin membaik,” katanya.

Dalam kunjungannya ini dia juga berkesempatan menyaksikan pertandingan di liga wanita di Yokohama Stadium Mitsuzawa, Nideshuka League.

Kemudian menyaksikan latihan tim wanita Tokyo Verdy yang memiki 10 pemain timnas wanita yang bermain di piala dunia wanita di Perancis .

"Saya juga melakukan pertemuan dengan beberapa president klub Jleague, untuk membahas kerja sama ke depan. Semoga dari sini bisa kami terapkan di Persijap sehingga Persijap menjadi klub yang profesional dan mandiri. Saya belajar banyak di sini, baik pengelolaan komersial  dan teknis sepakbolanya. semoga bisa diterapkan di Persijap,” tandasnya.

Semua itu, lanjutnya, upaya dalam membuat Persijap sebagai klub yang sehat dalam pengelolaan serta mandiri. (goz)

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved