Video Ketupat Jembut dalam Syawalan di Jaten Cilik Semarang

membuat sebuah makanan khas lebaran yang hanya ada setahun sekali. Kemudian dinamakan Ketupat Jembut atau Ketupat Taoge.

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Masyarakat Dusun Jaten Cilik atau biasa disebut Kampung Jaten Cilik Kecamatan Pedurungan Kota Semarang mempunyai tradisi unik untuk merayakan lebaran ketupat atau syawalan. Dalam perayaan ini, sejumlah 600-an warga dari 200-an KK membuat sebuah makanan khas lebaran yang hanya ada setahun sekali.

Biasa dinamakan 'Ketupat Jembut' atau Ketupat Taoge. Ketupat taoge atau yang juga dikenal dengan ketupat isi merupakan olahan berbahan dasar beras yang dibungkus dengan pembungkus terbuat dari anyaman daun kelapa muda (janur) atau kadang-kadang dari daun palma. Khusus pada ketupat taoge, makanan khas Asia Tenggara tersebut disuguhkan dengan posisi dibelah. Kemudian dimasukkan taoge dan juga sambal kelapa. Selengkapnya : 

Asal Usul Nama Ketupat Jembut, Hanya Ada saat Syawalan di Jaten Cilik Semarang

Penulis: Saiful Ma'sum
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved