91 PGOT Terjaring Razia Pemkot Semarang Selama Ramadan dan Lebaran

Sebanyak 91 pengemis, gelandangan, dan orang terlantar (PGOT) terjaring oleh tim patroli gabungan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang

91 PGOT Terjaring Razia Pemkot Semarang Selama Ramadan dan Lebaran
Istimewa
Satpol PP Kota Semarang menangkap PGOT yang berkeliaran di Kota Semarang beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sebanyak 91 pengemis, gelandangan, dan orang terlantar (PGOT) terjaring oleh tim patroli gabungan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Semarang Muthohar mengatakan, jumlah tersebut menurun dibanding jumlah PGOT yang terjaring saat ramadan tahun lalu yang mencapai 96 orang.

Menurutnya, penurunan jumlah tersebut menjadi bukti adanya peningkatan taraf perekonomian warga. Sejumlah warga yang tertangkap tahun lalu juga tidak mengulang untuk mengemis di Kota Semarang.

"Memang ada sekitar lima orang yang tertangkap lagi, mengulang serupa dengan tahun lalu. Sisanya adalah wajah baru," terangnya, Jumat (14/6/2019).

Muthohar menambahkan, razia PGOT selama ramadan dan lebaran dilaksanakan sejak 7 hingga 9 Juni 2019 lalu.

Dengan melakukan razia ini, dia ingin meminimalisasi keberadaan PGOT di Kota Semarang.

Terlebih momen ramadan dan lebaran biasanya dimanfaatkan sebagai ladang mengais rezeki.

Sebab, tidak dapat dipungkiri, Kota Semarang sebagai kota metropolitan menjadi kota tujuan mencari nafkah, termasuk bagi para pengemis. Dari jumlah PGOT yang terjaring, sebanyak 90 persen berasal dari daerah sekitar Kota Semarang.

"Ada beberapa yang dari Semarang, tapi sedikit. Dari puluhan yang terjaring, sebagian besar berusia 40 tahun ke atas. Ada sekitar 5 anak usia sekolah juga yang sebagian ikut beserta orang tuanya diajak mengemis," jelasnya.

Seluruh PGOT yang terjaring, tambahnya, dibawa ke Rumah Singgah Among Jiwo. Mereka diberikan pembinaan selama 15 hari sebelum dikembalikan kepada keluarga masing-masing.

Halaman
12
Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved