Breaking News:

Atraksi Burung Hantu di Kawasan Dieng Jadi Satu dari Sekian Penyebab Minimnya Wisman

Ada atraksi burung hantu membuat kawasan wisata Dieng masih minim kunjungan dari wisatawan mancanegara.

TRIBUNJATENG/HERMAWAN HANDAKA
Wisatawan Bisa Foto Selfie dengan Burung Hantu di Bibir Kawah Sikidang Dieng 

Burung hantu yang lebih banyak aktif di malam hari, dipaksa terjaga di siang hari untuk objek foto pengunjung. Tujuannya apalagi jika bukan ekonomi.

Bagi sebagian orang, memaksa burung hantu beraktifitas di siang hari tak beda dengan penyiksaan terhadap binatang.

Peragaan burung hantu di objek wisata vital Dieng ini ternyata membawa konsekuensi tersendiri bagi industri pariwisata Dieng.

Wisatawan, terutama wisatawan asing yang peduli terhadap lingkungan dan kelestarian satwa bisa jadi murka hingga malas berkunjung ke Dieng.

Kecaman terhadap aksi peragaan burung hantu di kawah Sikidang sepertinya bukan isapan jempol.

Menurut Kepala UPT Dieng Banjarnegara Aryadi Darwanto, bahkan ada negara luar yang sampai mengambil tindakan blacklist terhadap objek wisata Kawah Sikidang.

"Karena ada burung hantu buat foto-foto siang hari," katanya.

Sinung Sebut Penerapan Tarif Sebelum Masuk Kawasan Wisata Dieng Perlu Dikaji Ulang

Pemerintah Kabupaten Banjarnegara bukannya tinggal diam atas persoalan ini.

Aryadi mengatakan, Pemkab telah melarang aktifitas peragaan burung hantu di kawah Sikidang pada siang hari.

Tak hanya Pemkab, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) juga sudah turun tangan untuk menghentikan eksploitasi burung hantu di objek wisata Dieng.

"Pemkab sudah melarang. BKSDA sudah kasih peringatan, buat banner," katanya. (aqy)

Penulis: khoirul muzaki
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved