Caleg yang Tersandung Kasus Politik Uang dari Pekalongan Ini Tertunduk Dengar Keterangan Saksi

H Faisol Khanan Caleg Golkar Dapil 1 Pekalongan Barat Nomor Urut 3 Kota Pekalongan, hanya tertunduk dalam persidangan di Pengadilan Negeri Kota

Caleg yang Tersandung Kasus Politik Uang dari Pekalongan Ini Tertunduk Dengar Keterangan Saksi
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Pengambilan sumpah saksi dalam sidang politik uang di Pengadilan Megeri Kota Pekalongan, Jumat (14/6/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - H Faisol Khanan Caleg Golkar Dapil 1 Pekalongan Barat Nomor Urut 3 Kota Pekalongan, hanya tertunduk dalam persidangan di Pengadilan Negeri Kota Pekalongan.

Didampingi kuasa hukumnya, ia memperhatikan kesaksian para saksi yang dipanggil oleh Erlin Pujiastuti selaku Hakim Ketua.

Sebelum dimintai keterangan, dalam persidangan sejumlah saksi disumpah di bawah AL Quran.

“Silahkan saksi memberi keterangan sejujur-jujurnya,” kata Erlin dalam persidangan, Jumat (14/6/2019).

Nasron anggota Bawaslu Kota Pekalongan saksi pertama yang diminta memberikan keterangan menjelaskan, saat bertugas ia memergoki terdakwa melakukan politik uang pada 17 April dini hari.

“Kami memergoki terdakwa hendak memberikan uang ke masyarakat di sebuah gang 5 Kramat Sari Kecamatan Pekalongan Barat,” katanya dalam persidangan.

Barang bukti yang ditemukan Nasron berupa uang Rp 490 ribu yang sudah dipecah dalam 7 dibungkusan.

“Selain menemukan uang, kami juga mendapati bungkus rokok yang sudah dipasang stiker dan ajakan untuk memilih terdakwa,” paparnya.

Mendengar pernyataan dari saksi atas bukti temuan, Hakim Ketua meminta terdakwa, saksi dan jaksa penuntut umum untuk melihat barang bukti yang sudah diberikan ke pengadilan.

“Benar ini barang bukti yang kami temukan dari terdakwa,” ujar Nasron.

Terpisah, Damirin Kuasa Hukum terdakwa, tetap membantah bahwa politik uang tidak dilakukan oleh Faisol.

“Politik uang tidak terjadi karena belum ada transaksi dan bukti yang sistemis serta masif, ditambah lagi Faisol tidak mempengaruhi masyarakat agar memilihnya dalam Pemilu,” terangnya saat ditemui Tribunjateng.com di luar ruang persidangan.

Sidang yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB itu pun sempat diskors untuk beberapa waktu, dan akan dilanjutkan esok hari dengan agenda pengakuan sejumlah saksi. (Bud)

Penulis: budi susanto
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved