Calon Peserta Didik di Brebes Mengaku Kesulitan Lakukan Pendaftaran PPDB Secara Online SMA

Tahapan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA di Brebes segera dimulai.

Calon Peserta Didik di Brebes Mengaku Kesulitan Lakukan Pendaftaran PPDB Secara Online SMA
TRIBUN JATENG/AKHTUR GUMILANG
ilustrasi-Ujicoba PPDB Online SMA di SMAN 1 Slawi, pada Kamis (14/6/2019) kemarin 

Namun, katanya, persiapan yang paling pokok saat ini yaitu sarana dan prasarana seperti komputer, dan pengumpulan berkas persyaratan.

Selain itu, para lulusan SMP juga sudah mengikuti simulasi cara input data pendaftaran secara online.

"Pendaftaran baru dimulai pada 24 Juni, namun mulai hari Kamis (13/6/2019) kemarin, kami mulai lakukan persiapan meliputi sarana dan prasarana komputer dan pengumpulan berkas persyaratan. Juga simulasi cara input data pendaftaran secara online," katanya.

Dalam simulasi yang dilakukan, calon peserta didik dibimbing oleh petugas mengenai tata cara mendaftar dan memasukkan data yang dibutuhkan. Sehingga, nantinya calon peserta didik bisa mendaftarkan diri di rumah masing masing tanpa harus datang ke sekolah.

"Jadi tidak perlu lagi datang ke sekolah. Tapi kalau ada yang mau mendaftar di sekolah juga akan kami layani. Nanti akan disediakan petugas pembimbing agar calon siswa tidak menemui kesulitan," ujarnya.

Menurutnya, sistem penerimaan calon siswa baru berbeda dengan tahun tahun sebelumnya. Kali ini siswa tidak harus membawa SKTM sebagai persyaratan.

Namun mereka harus menunjukkan surat keterangan lulus, daftar nilai dan kartu keluarga sebagai keterangan domisili.

"Karena menggunakan zonasi, jadi siswa yang mendapat prioritas adalah yang bertempat tinggal di dekat sekolah. Untuk SMA Negeri 1, wilayahnya mencakup Kecamatan Brebes, Wanasari dan Jatibarang," paparnya.

Bagi lulusan SMP yang berada diluar zona, bisa menggunakan Surat Keterangan Domisili (SKD). Sesuai Permendikbud RI No. 51 Tahun 2018, siswa dari luar zona bisa mendaftar dengan syarat sudah berdomisili di zona sekolah minimal 1 tahun.

Sementara dalam Pergub Jateng No. 9 Tahun 2019, minimal 6 bulan sudah berdomisili di zona sekolah. Syarat domisili ini dibuktikan dengan Surat Keterangan Domisili (SKD).

"Dengan SKD ini siswa bisa diketahui, apakah masuk dalam zona apa di luar zona," jelasnya. (Nal)

Penulis: m zaenal arifin
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved