Kasus Politik Uang Rp 490 Ribu di Pemilu 2019 Berlanjut di Pengadilan Negeri Kota Pekalongan

“Hari ini terbukti bahwasanya hukum tetap memproses pelaku politik uang di Kota Pekalongan,” papar Sugiharto

Kasus Politik Uang Rp 490 Ribu di Pemilu 2019 Berlanjut di Pengadilan Negeri Kota Pekalongan
Tribunjateng.com/Budi Susanto
Sejumlah saksi dan terdakwa mengikuti sidang kasus politik uang di Pengadilan Negeri Kota Pekalongan, Jumat (14/6/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - “Satu rupiah saja kalau melanggar undang-undang harus diproses hukum,” jelas Sugiharto Ketua Bawaslu Kota Pekalongan, saat menghadiri sidang dugaan politik uang dalam Pemilu di Pengadilan Negeri Kota Pekalongan, Jumat (14/6/2019).

Adapun dalam persidangan warga Kramat Sari Pekalongan Barat atas nama Faisol (33) menjadi terdakwa. Karena terbukti melakukan politik uang jelang pelaksanaan Pemilu April lalu.

Walaupun barang bukti hanya Rp 490 ribu, namun Bawaslu Kota Pekalongan meminta pelaku diadili sesuai prosedur hukum yang berlaku.

“Hari ini terbukti bahwasanya hukum tetap memproses pelaku politik uang di Kota Pekalongan,” papar Sugiharto.

Sugiharto menegaskan, terdakwa melanggar Pasal 523 Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, dan diancam kurungan 4 tahun serta denda Rp 48 juta.

“Karena terdakwa sudah terbukti melakukan politik uang, dan kasus tersebut sudah dikaji untuk kemudian dilimpahkan ke Pengadilan Negeri,” tuturnya.

Dalam persidangan terdakwa dan kuasa hukumnya diberi kesempatan oleh hakim untuk mengajukan eksepsi.

Namun kuasa hukum dan terdakwa sepakat tidak akan mengajukan eksepsi, dan mengikuti proses persidangan.

“Proses sudah berjalan dengan agenda pembacaan dakwaan, dan kami diberikan waktu untuk mengajukan eksepsi. Namun kami sepakat tidak akan mengajukan dan kami akan mengikuti proses dari pengadilan,” tambah Damirin kuasa hukum terdakwa. (*)

Penulis: budi susanto
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved