Pengakuan Tito Karnavian: Nggak Nyaman Periksa Purnawirawan Terjerat Kasus Makar

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengaku tak nyaman memproses hukum para purnawirawan terkait kasus makar dan kepemilikan senjata api ilegal.

Pengakuan Tito Karnavian:  Nggak Nyaman Periksa Purnawirawan Terjerat Kasus Makar
Tribunnews.com
Kapolri Jenderal Tito Karnavian. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA -- Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menegaskan, TNI dan Polri tetap solid meskipun ada sejumlah purnawirawan TNI yang terjerat kasus makar dan kepemilikan senjata api ilegal.

"Seperti yang diketahui soliditas TNI dan Polri sampai sekarang terus berjalan baik. Mulai dari Babinsa dan Babin Kamtibmas ini adalah salah satu bentuknya," ujar Marsekal Hadi di Silang Monas, Jakarta Pusat, Kamis (13/6).

Hadi juga memastikan pihaknya tidak akan mengintervensi proses hukum yang menjerat para purnawirawan.

Menurutnya, purnawirawan TNI telah tergolong warga negara sipil.

"Kami melaksanakan komunikasi dengan beliau (Kapolri) untuk menjaga persatuan dan kesatuan. Terkait dengan proses hukum, TNI tidak ikut karena sudah masuk ranah sipil," katanya.

Debat dengan Yusril Ihza, Tengku Nasrullah Berkali-kali Ketuk Meja: Bukti Kami Sangat Sempurna

Viral Agus TKI Asal Pati Beri Seserahan ke Pengantin Wanita 1 Xpander Sport dan Vario, Ini Alasannya

Ini Kronologi Pelecehan Ibu-ibu di Kolam Guci Tegal oleh SY Pelajar 16 Tahun, Videonya Viral

Detik-detik Prada DP Batal Mutilasi Vera, Ini Pengakuannya ke Polisi tentang Perasaannya pada Korban

Adapun, purnawirawan TNI yakni mantan Danjen Kopassus Mayjen (Purn) Soenarko dan Mayor Jenderal (Purn) Kivlan Zen terjerat kasus dugaan kepemilikan senjata api ilegal terkait kerusuhan 21-22 Mei. Kivlan juga diduga terlibat pembunuhan berencana terhadap lima tokoh nasional dan seorang pimpinan lembaga survei.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengaku tak nyaman memproses hukum para purnawirawan terkait kasus makar dan kepemilikan senjata api ilegal.

Kendati demikian, ia memastikan polisi akan tetap bersikap netral dan membangun solidaritas dengan TNI.

"Saya sampaikan kepada Panglima TNI, komitmen dari Polri untuk untuk senantiasa sinergi bekerja sama dengan TNI. Meskipun tidak nyaman tapi kita hormati prinsip hukum itu, kesamaan di muka hukum," kata Tito.

Tito mengatakan, semua warga negara yang melakukan tindak pidana akan diproses secara adil di mata hukum.

"Hukum harus berkata demikian, ada asas persamaan di muka hukum. Semua orang sama di muka hukum," ujar Tito.

Dalam hal ini Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian mengatakan, pihaknya tidak pernah menyebut Kivlan Zen sebagai orang di balik kerusuhan 21-22 Mei lalu.

"Tolong dikoreksi bahwa dari Polri tidak pernah mengatakan dalang kerusuhan itu adalah Bapak Kivlan Zen. Enggak pernah," kata Tito. (kompas)

Kondisi Terkini Istri yang Digadaikan Suaminya 250 Juta karena Utang, Polisi sampai Tak Habis Pikir

Mau Rasakan Sensasi Berenang di Kolam Tengah Sawah? Datang ke Desa Melung Kabupaten Banyumas

Bukan Mi atau Bumbunya, Bagian pada Mi Instan Inilah yang Disebut Bisa Sebabkan Kanker

Fakta Baru Bocah Dibakar di Pati, Polisi: Bukan Dibakar Tapi Kelalaian Main Mercon Bumbung

Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved