Tolak Paham Radikal, Aliansi Masyarakat Salatiga Gelar Aksi Damai

Puluhan masyarakat yang tergabung dalam aliansi masyarakat Salatiga cinta damai (AMCD) menggelar aksi damai di Bundaran Tamansari Kota Salatiga

Tolak Paham Radikal, Aliansi Masyarakat Salatiga Gelar Aksi Damai
Tribunjateng.com/M Nafiul Haris
Peserta aliansi masyarakat Salatiga saat menggelar aksi damai menolak paham radikal di Bundaran Tamansari Kota Salatiga, Jumat (14/6/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Puluhan masyarakat yang tergabung dalam aliansi masyarakat Salatiga cinta damai (AMCD) menggelar aksi damai di Bundaran Tamansari Kota Salatiga, Jumat (14/6/2019)

Koordinator aksi Ody Pattiwael mengatakan aksi yang digelar tersebut merupakan respon situasi nasional terkini pasca pelaksanaan Pemilu 2019 yang diwarnai berbagai kejadian kerusuhan.

"Total massa aksi damai ini berjumlah sekira 40 an orang. Mereka terdiri dari berbagai organisasi masyarakat yang bergabung mulai 'Solidaritas Salatiga', 'Bara JP Salatiga', 'Komosa', 'GMKI', 'Banyulangit', dan Banser-Ansor," terangnya kepada Tribunjateng.com, Jumat (14/6/2019)

Pada kesempatan tersebut para peserta aksi damai juga melakukan deklarasi menolak terhadap paham radikal di Indonesia yang bisa memecah belah Bangsa.

Ody menambahkan AMCD Salatiga juga menolak aksi kerusuhan pada saat unjuk rasa maupun dalam menyampaikan pendapat di muka umum.

"Lewat aksi damai kali ini, kami mengajak masyarakat Salatiga untuk menjaga dan memelihara kondusivitas dan toleransi di Kota Salatiga," katanya

Pihaknya menegaskan mendukung TNI dan Polri untuk menindak tegas pelaku kerusuhan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Selama aksi damai berlangsung dari pukul 09.00 WIB sampai selesai para peserta juga menyertakan spanduk yang bertuliskan seruan seperti 'Salatiga Cinta Damai' kemudian 'Kebinekaan adalah Anugerah' lalu 'Ideologi Pancasila Harga Mati', dan 'Menolak Paham Radikal.

Tertera juga alat peraga aksi damai menyeru 'Bubarkan Ormas Radikal'. Aksi ditutup dengan pengumpulan tanda tangan dalam rangka menolak aksi kerusuhan dan kelompok atau paham radikal di Kota Salatiga dan Indonesia. (ris)

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved