UMP Tawarkan Pengembangan Kelapa Kopyor ke Pemkab Purbalingga

Pemkab Purbalingga menjalin komunikasi dengan pimpinan Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP).

UMP Tawarkan Pengembangan Kelapa Kopyor ke Pemkab Purbalingga
Ist
Bupati Purbalingga menjalin komunikasi dengan Rektor UMP terkait penerapan produk ilmiah ke masyarakat. 

TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA - Pemkab Purbalingga menjalin komunikasi dengan pimpinan Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) terkait pemanfatan produk-produk akademis atau ilmiah untuk kepentingan maslahat di ruang bupati.

Rektor UMP Anjar Nugroho menyampaikan, UMP telah menghasilkan beberapa penelitian pertanian, satu di antaranya tentang bibit kelapa kopyor.

Menurut dia, kelapa jenis ini langka dan tidak pasti setiap pohonnya terdapat kelapa yang kopyor.

"Kami kembangkan bibit kelapa yang bisa menghasilkan setiap kelapanya kopyor,” katanya.

Atraksi Burung Hantu di Kawasan Dieng Jadi Satu dari Sekian Penyebab Minimnya Wisman

Pihaknya menawarkan agar temuan tersebut dapat disosialisasikan atau dijadikan program pemerintah dalam pengembangan perkebunan kopyor bagi masyarakat.

Anjar mengklaim kelapa kopyor memiliki nilai ekonomis yang tinggi.

Peluang ini menurut dia cukup menjanjikan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Setiap butir kelapa kopyor biasanya memiliki nilai jual mencapai Rp 20.000 - 35.000.

"Padahal dengan cara perawatan yang sama dengan pohon kelapa pada umumnya,” katanya.

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi mengatakan, inovasi pertanian yang diciptakan UMP ini sejalan dengan potensi Kabupaten Purbalingga yang sebagian besar masyarakatnya menggantungkan sektor pertanian.

Halaman
12
Penulis: khoirul muzaki
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved