Warga yang Belum Genap 6 Bulan Berdomisili di Brebes Tak Dapat Mencoblos pada Pilkades Serentak

Warga Brebes yang pindah domisili dan menetap belum sampai enam bulan, tidak dapat menyalurkan hak pilihnya dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades).

Warga yang Belum Genap 6 Bulan Berdomisili di Brebes Tak Dapat Mencoblos pada Pilkades Serentak
TRIBUNJATENG/M Zaenal Arifin
Perwakilan Pemkab Brebes dan Kodim melakukan monitoring kampanye Pilkades yang dilakukan calon ke masyarakat, Kamis (13/6/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Warga Brebes yang pindah domisili dan menetap belum sampai enam bulan, tidak dapat menyalurkan hak pilihnya dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak gelombang I yang akan digelar Minggu (16/6/2019) besok.

Plt Bagian Pemerintah Desa (Pemdes) Pemkab Brebes, La Ode Aris Vindar mengatakan, warga yang pindah atau ikut suami di desa yang melaksanakan Pilakdes, kurang dari enam bulan, tidak diperbolehkan ikut mencoblos.

"Meski sudah memiliki e-KTP, kalau dia domisilinya kurang dari enam bulan, tidak diperkenan untuk menyoblos. Karena, domisilinya masih masuk desa yang lama," kata La Ode, Jumat (14/6/2019).

Jumlah Kecelakaan di Brebes Selama Arus Mudik dan Balik Lebaran 2019 Meningkat

Ia menerangkan, untuk bisa menyalurkan hak pilih dalam Pilkades serentak, pemilih harus tercatat dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Jika tidak, minimal warga tersebut harus terdaftar pada Daftar Pemilih Tambahan (DPTb).

"Kalau tidak masuk di DPT tetapi warga itu masuk dalam DPS atau Daftar Pemilih Tambahan, warga tersebut masih bisa mencoblos. Dengan catatan, warga tersebut memiliki e-KTP," tuturnya.

Hari Pertama Kampanye Pilkades Serentak di Brebes, Meriah dan Aman

Menurut La Ode, hal itu diatur dalam Perbup Nomor 074 Tahun 2015 tentang Pilkades dan dalam perubahan Peraturan Bupati Nomor 11 Tahun 2019.

Dengan syarat, warga tersebut menunjukkan e-KTP di desa yang bersangkutan.

Pilkades serentak gelombang I di Kabupaten Brebes diikuti 148 desa. Pilkades serentak akan digelar Minggu (16/6/2019) besok.

Dari 148 desa itu tercatat ada 530 calon kepala desa yang mendaftarkan diri. (nal)

Penulis: khoirul muzaki
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved