Bupati Pati Ajak Peserta Halalbihalal Ambil Pelajaran Mengenai Kerukunan dari PT Garudafood

Menurut Bupati Pati Haryanto, halalbihalal tidak selayaknya dianggap sebatas kegiatan makan-makan bersama.

Bupati Pati Ajak Peserta Halalbihalal Ambil Pelajaran Mengenai Kerukunan dari PT Garudafood
Ist
Bupati Pati Haryanto memberi sambutan dalam acara halalbihalal di PT Garudafood Putra Putri Jaya Pati, Sabtu (15/6/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Menurut Bupati Pati Haryanto, halalbihalal tidak selayaknya dianggap sebatas kegiatan makan-makan bersama.

Lebih jauh, hikmah utama dari kegiatan halalbihalal ialah kerukunan.

Hal tersebut disampaikan Haryanto ketika menghadiri halalbihalal di PT Garudafood Putra Putri Jaya Jalan Raya Pati-Juwana, Desa Sarirejo, Kecamatan Pati, Sabtu (15/6/2019).

"Mengenai kerukunan, kita bisa ambil pelajaran dari pabrik Garudafood, yang awalnya hanya 5 hektar sekarang jadi 27,5 hektar. Itu karena kekuatan kebersamaan owner, manajemen, dan karyawan," ucap Haryanto.

Ini Alasan Bupati Haryanto Permudah Izin Perusahaan di Kabupaten Pati

Di hadapan jajaran owner, manajemen, dan karyawan-karyawati PT Garudafood, Haryanto menyampaikan, budaya halalbihalal yang ada di Indonesia patut disyukuri bersama.

"Sebab manfaatnya dapat kita rasakan bersama. Coba kalau tidak ada agenda halalbihalal, kita tidak punya kesempatan duduk bersama semacam ini, tanpa membedakan jabatan. Halalbihalal bisa mempersatukan kita," tegasnya.

Secara khusus, Haryanto juga mengapresiasi PT Garudafood sebagai usaha berbasis keluarga yang bisa berjalan tanpa gesekan. Padahal, menurutnya mengelola bisnis keluarga tidaklah mudah.

Terkadang ada selisih paham yang justru jadi persoalan di tengah keluarga.

Sementara itu, satu di antara owner PT Garudafood, Pangayoman Adi Soenjoto mengucapkan terima kasih kepada segenap karyawan-karyawati yang telah berkontribusi dan ikut memperjuangkan Garudafood.

"Kita semua adalah stakeholder Garudafood. Saya terus mengingatkan, mari kita terus bergandeng tangan, bekerja sama. Jalankan teamwork sebaik-baiknya," tegasnya.

Timnas Indonesia Menang Setengah Lusin Gol Vs Vanuatu, Beto Cetak Quatrick

Pangayoman mengatakan, perkembangan Garudafood, di mana pada 1993 luas tanah pabrik kacang kulitnya hanya 5 hektar, dan hari ini luas area pabrik kacang atom sudah 27,5 hektar, merupakan kemajuan luar biasa.

"Ini atas berkat semua karyawan yang turut berkontribusi," ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Pangayoman juga menyinggung musibah kebakaran yang terjadi di pabrik Garudafood beberapa waktu lampau.

Secara khusus, ia mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Pati AKBP Jon Wesly Arianto beserta jajarannya yang telah membantu mengamankan situasi ketika kebakaran terjadi. (Mazka Hauzan Naufal)

Penulis: Mazka Hauzan Naufal
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved