Di Pati Bagian Selatan Kerap Halal Bihalal Disertai Konser Dangdut, Ini Antisipasi Polisi

Kapolsek Kayen memberikan himbauan kepada para penonton dangdut agar saat berjoget tidak ada miras dan hindari kerusuhan sesama penonton di Desa

Di Pati Bagian Selatan Kerap Halal Bihalal Disertai Konser Dangdut, Ini Antisipasi Polisi
IST
Kapolsek kayen AKP Tejo Pramono memberikan himbauan kepada penonton dangdut. 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Kapolsek Kayen memberikan himbauan kepada para penonton dangdut agar saat berjoget tidak ada miras dan hindari kerusuhan sesama penonton di Desa Purwokerto Kecamatan Kayen, Jumat (14/06/2019).

Menyikapi situasi seperti ini, Polsek Kayen melakukan langkah antisipatif seperti memberikan pengamanan beberapa personil di tempat tersebut bahkan apabila jumlah personil tidak memadai akan di back up dari personil polres pati.

Animo masyarakat terutama Pati bagian selatan masih sangat tinggi saat menyongsong moment halal bihalal dengan hiburan dangdut.

Dengan biaya yang sangat besar hingga puluhan juta rupiah, masyarakat rela gelontorkan untuk menggelar acara pentas dangdut yang durasinya 3 jam saja.

Halal bihalal ternyata tidak semuanya mengandung makna silaturahmi, kerukunan dan kedamaian.

Di beberapa kejadian khususnya Pati bagian selatan ada insiden maupun perselisihan terutama saat pertunjukan dangdut di gelar.

Dengan iringan musik, para penonton berjoget mengikuti musik dangdut.

Hal ini merupakan awal terjadinya perselisihan maupun gesekan sesama penonton yang berjumlah banyak dan berkelompok.

Potensi seperti ini bisa menimbulkan kerawanan dan bahkan bisa menjadi kerusuhan.

"Setiap ada pertunjukan seperti ini kami selalu berikan himbauan himbauan kamtibmas, hindari miras, hindari rusuh," ujar Kapolsek kayen AKP Tejo Pramono.

Kapolsek menuturkan guna menjaga situasi aman dan kondusif pihaknya tak berhenti melakukan sosialisasi dan himbauan kepada masyarakat yang melakukan halal bihalal disertai hiburan dangdut.

“Kedepan kami himbau agar semua warga masyarakat dapat mengimplementasikan makna dari halal bihalal.

Kami harap bagi penonton untuk mentaati aturan perundangan yang berlaku dan kami tidak segan menindak pelaku rusuh, provokator.

Kalau memang ada, kami akan proses sesuai dengan prosedur yang ada.

Niat kami hanya menjaga keamanan dan ketertiban tanpa adanya kerusuhan demi lancarnya acara tersebut," tegasnya. (*)

Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved