Ombudsmen Jateng Pantau Pelaksanaan PPDB Berdasarkan Sistem Zonasi

Adapun aspirasi masyarakat terkait zonasi, lanjut Sabarudin, Ombudsman selalu melakukan evaluasi dan pemantauan setiap tahunnya

Ombudsmen Jateng Pantau Pelaksanaan PPDB Berdasarkan Sistem Zonasi
Tribunjateng.com/Moch Saifudin
Ombudsman Perwakilan Jawa Tengah melakukan pantauan terkait sistem zonasi dalam PPDB SMP di SMPN 37 Semarang, Sabtu (15/6/2019). Sabarudin Hulu mengenakan batik coklat dan memakai kacamata. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Ombudsman Jawa Tengah melakukan pantauan ke SMPN 37 Semarang.

Menurut Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) no 51 2018, mengenai Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) berdasarkan zonasi, bertujuan mewujudkan pemerataan pendidikan dan menghilangkan image sekolah favorit.

Perwakilan Ombudsman Jawa Tengah, Sabarudin Hulu mengatakan, tugas Pemerintah Daerah (Pemda) memastikan program pemerataan pendidikan berjalan dengan baik. Misalnya Pemda memperhatikan tenaga pendidik setiap sekolah, sarana dan prasarananya dan lainnya.

"Ombudsman mendorong Pemerintah Daerah agar memastikan progam pemerataan pendidikan berjalan dengan baik. Jika Pemda membuat aturan sendiri mengenai PPDB dan tidak mengacu pada Permendikbud, akan langsung mendapatkan sanksi dari Kemendikbud. Adapun sanksinya apakah dapodiknya, atau yang lain. Dalam Permendikbud tersebut jelas tertulis mengatur hal itu," jelasnya, Sabtu (15/6/2019).

Adapun aspirasi masyarakat terkait zonasi, lanjut Sabarudin, Ombudsman selalu melakukan evaluasi dan pemantauan setiap tahunnya.

Selain itu, Sabarudin juga berharap, Perwal Kota Semarang juga mengacu pada Permendikbud no 51 2018.

Sabarudin menilai dalam pantauannya di SMPN 37 Semarang berjalan dengan baik. Adapun daya tampung SMPN 37 sebanyak 256 siswa, sedangkan di hari terakhir PPDB, sejak tanggal 13-15 Juni 2019, tercatat pendaftar sudah melebihi kuota tersebut.

Terpantau dari website ppd.semarangkota.go.id SMPN 37 Semarang hingga sistem verifikasi ditutup tercatat yaitu, 810 siswa yang mendaftar dan 766 siswa yang melakukan verifikasi.

Secara terperinci yaitu, 645 siswa mendaftar dari wilayah zonasi, 160 siswa mendaftar dari luar zonasi, dan 5 siswa mendaftar dari luar kota. Sedangkan sejumlah 621 siswa yang melakukan verifikasi berasal dari wilayah zonasi, 141 dari luar zonasi, dan 4 siswa dari luar kota.

Adapun zonasi di SMPN 37 Semarang meliputi beberapa Kelurahan, yaitu Jomblang, Lamper Kidul, Lamper Lor, Lamper Tengah, Peterongan, Wonodri, Karangtempel, Karangturi, Tandang. (Tribunjateng/Moch Saifudin)

Penulis: Moch Saifudin
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved