CEO PSIS Semarang Anggap Hukuman Komdis PSSI ke Pemain Persebaya Surabaya Terlalu Ringan

CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi menganggap hukuman pemain Persebaya Surabaya Elisa Yahya Basna ke pemainnya Fredyan Wahyu Sugiantoro terlalu ringan.

CEO PSIS Semarang Anggap Hukuman Komdis PSSI ke Pemain Persebaya Surabaya Terlalu Ringan
TRIBUN JATENG/F ARIEL SETIAPUTRA
Pemain PSIS Semarang terpancing emosinya saat Fredyan Wahyu Sugiantoro mendapat pelanggaran brutal dari pemain Persebaya Surabaya, Elisa Yahya Basna dalam pertemuan kedua tim di pekan ketiga Liga 1 di Stadion Gelora Bung Tomo (30/5/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Komisi Disiplin (Komdis) PSSI merilis hasil sidang terhadap beberapa pelanggaran yang terjadi di pekan kedua dan ketiga Liga 1.

Tak hanya beberapa klub yang mengalami denda karena ulah suporternya, beberapa pemain juga mendapat sanksi dari Komdis PSSI.

Satu di antaranya pelanggaran keras yang dilakukan gelandang Persebaya Surabaya Elisa Yahya Basna ke pemain PSIS Semarang, Fredyan Wahyu Sugiantoro.

Kejadian ini saat kedua tim ini bertemu dalam lanjutan pertandingan Liga 1 pekan ketiga, 30 Mei silam di Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya.

Saat itu, Elisa Basna terekam secara jelas dan sengaja melakukan pelanggaran brutal dengan menendang perut Fredyan Wahyu.

Laga Uji Coba Persitema Temanggung Vs PSIS Semarang Tertunda Karena Alasan Ini

Komdis PSSI menjatuhkan sanksi larangan dua pertandingan dan denda Rp 10 Juta kepada Elisa Basna.

Menanggapi hukuman terhadap Elisa Basna, CEO PSIS, Yoyok Sukawi mengaku cukup kecewa sebab hukuman yang diberikan dianggap terlalu ringan.

Disebut Yoyok, pelanggaran brutal Elisa Basna sangat membahayakan keselamatan Fredyan Wahyu.

"Kalau menurut saya hukumannya itu terlalu ringan. Kalau dilihat pelanggarannya jelas sekali itu sangat disengaja dan membahayakan keselamatan pemain kok hanya dihukum seperti itu," kata Yoyok, Minggu (16/6/2019).

Pelanggaran yang mengarah ke perut lawan ini memang cukup berbahaya.

Halaman
12
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved