Jadi Pemicu Utama Ketegangan dengan AS, Erdogan Sebut S-400 Rusia Tiba Bulan Depan

Pernyataan Erdogan itu disampaikan di tengah tekanan AS yang mendesak pembatalan pembelian sistem pertahanan udara mutakhir buatan Rusia tersebut

Jadi Pemicu Utama Ketegangan dengan AS, Erdogan Sebut S-400 Rusia Tiba Bulan Depan
ALEXANDER NEMENOV / AFP
Sistem pertahanan anti-serangan udara S-400 buatan Rusia. 

TRIBUNJATENG.COM - Presiden Recep Tayyip Erdogan berharap pengiriman sistem pertahanan udara S-400 dari Rusia dapat dilakukan awal Juli dan tiba di Turki pada paruh pertama bulan depan.

Pernyataan Erdogan itu disampaikan di tengah tekanan AS yang mendesak pembatalan pembelian sistem pertahanan udara mutakhir buatan Rusia tersebut.

Pentagon bahkan mengancam bakal mengeluarkan Turki dari daftar pembeli maupun program pengembangan jet tempur F-35 jika Ankara tetap bersikeras untuk mendapatkan S-400.

"Saya percaya (S-400) itu akan mulai tiba pada paruh pertama Juli mendatang."

"Rekan yang bertanggung jawab atas jadwal telah mengikuti masalah ini," kata Erdogan seperti dikutip penyiar CNN Turki, Minggu (16/6/2019).

Kesepakatan pembelian antara Ankara dengan Moskwa tersebut telah menjadi sumber utama ketegangan antara Turki dengan AS, di mana Washington mengancam bakal ada konsekuensi atas keputusan Turki.

Penjabat Menteri Pertahanan AS Patrick Shanahan mengaku telah mengirimkan surat awal Juni ini yang memperingatkan Turki untuk meninggalkan sistem S-400 selambatnya pada 31 Juli mendatang.

Apabila permintaan itu tidak dipenuhi, maka pilot Turki yang sedang berlatih program jet tempur F-35 akan dikeluarkan oleh AS.

Ankara belum secara resmi menanggapi surat dari Departemen Pertahanan AS, namun Erdogan mengisyaratkan surat balasan akan dikirimkan dalam sepekan ke depan.

Erdogan bersikukuh kesepakatan dengan Moskwa bukanlah kesepakatan yang akan ditinggalkan oleh Turki.

"Masalah (pembelian) S-400 sudah selesai dan tidak ada kesulitan," ujar Erdogan kepada wartawan Turki di pesawat kepresidenan usai kunjungan ke Tajikistan untuk menghadiri pertemuan tingkat tinggi.

"Jika kami sekarang menelan kembali kata-kata kami, maka itu tidak akan sesuai dengan tata krama negara kami dan itu juga tidak sesuai dengan kenegarawanan saya," tambah Erdogan, dikutip AFP.

Meski Erdogan meyakini pengiriman S-400 akan dimulai bulan ini, namun konglomerat pertahanan negara Rusia, Rostec, sebelumnya sempat mengatakan pada Juni, rencana pengiriman akan dimulai dalam dua bulan. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Erdogan: S-400 Tiba di Turki Paruh Pertama Bulan Depan

Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved