Waduk Malahayu Brebes Kembali Memakan Korban Jiwa, Warga Kuningan Tewas Saat Memancing

Waduk Malahayu di Desa Malahayu Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, kembali memakan korban, tewas saat mengejar joran pancing.

Waduk Malahayu Brebes Kembali Memakan Korban Jiwa, Warga Kuningan Tewas Saat Memancing
ISTIMEWA
Evakuasi korban tenggelam di Waduk Malahayu Kabupaten Brebes, Sabtu (15/6/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Waduk Malahayu di Desa Malahayu Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, kembali memakan korban.

Kali ini warga Desa Citenjo, Kecamatan Cibingbin, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Kenda (58) tewas saat mencoba mengejar joran pancing yang hanyut ke tengah waduk, Sabtu (15/6/2019).

Danramil 14 Banjarharjo Kodim 0713 Brebes, Kapten Infanteri Agus Sulistyo, dari keterangan kawan korban yang ikut memancing, diketahui Kenda tenggelam saat mengejar pancingnya.

Kencangnya angin juga membuat air waduk menjadi berombak.

"Saat Kenda sedang makan di pinggir waduk dan melihat jorannya terbawa air dan angin ke tengah Waduk, ia pun mencoba mengambilnya, masuk ke air. Namun karena kurangnya kemampuan berenang sehingga korban tenggelam," katanya, Minggu (16/6/2019).

Lebih lanjut dijelaskannya, evakuasi dilakukan warga setempat menggunakan sampan atau perahu kecil milik warga setempat.

Sementara kawan memancing Kenda, sebenarnya melihat detik-detik tangan korban hendak tenggelam, namun karena yang bersangkutan juga kurang bisa berenang akhirnya hanya dapat berteriak dan meminta bantuan kepada orang terdekat di lokasi kejadian.

"Jenazah diketemukan Darto bersama warga lainnya di dasar pinggir waduk pada kedalaman kurang lebih 5 meter, setelah dilakukan pencarian," imbuhnya.

Saat ditemukan, jenazah masih memakai kaos panjang warna ungu dan celana dalam warna biru.

Sementara pasca kejadian, Babinsa Malahayu, Serda Sagiman, melaksanakan koordinasi dengan instansi dan aparat terkait guna memberikan imbauan kepada masyarakat, pemancing serta pengunjung waduk agar lebih berhati-hati saat angin kencang dan lebih mengawasi keluarga yang kurang bisa berenang saat di dekat waduk.

Sagiman juga segera menghubungi pihak keluarganya.

Jenazah kemudian diambil pihak keluarga dan dipulangkan ke rumah duka untuk selanjutnya dimakamkan. (M Zainal Arifin)

Penulis: m zaenal arifin
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved