Di Kabupaten Tegal, Pendaftaran PPDB Online Mandiri SMP Swasta Masih Buka Hingga Besok

SMP swasta di Kabupaten Tegal bisa menjadi alternatif apabila calon siswa kehabisan waktu untuk mendaftar ke sekolah negeri.

Di Kabupaten Tegal, Pendaftaran PPDB Online Mandiri SMP Swasta Masih Buka Hingga Besok
TRIBUN JATENG/AKHTUR GUMILANG
Kepala Disdikbud Kabupaten Tegal, Retno Suprobowati berkordinasi dengan timnya untuk memantau PPBD Online Mandiri SMP, Senin (17/6/2019) di ruang kerjanya. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - SMP swasta di Kabupaten Tegal bisa menjadi alternatif apabila calon siswa kehabisan waktu untuk mendaftar ke sekolah negeri.

Pasalnya, Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) Online Mandiri SMP Negeri di Kabupaten Tegal telah ditutup aksesnya per Senin (17/6/2019) pukul 12.00.

Maka dari itu, SMP swasta bisa menjadi alternatif karena proses pendaftarannya diperpanjang hingga Selasa (18/6/2019) besok.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Tegal, Retno Suprobowati menyebut, ada sekitar 64 SMP swasta di Kabupaten Tegal yang siap menjadi alternatif.

Beberapa di antaranya, kata Retno, telah menerapkan sistem PPDB online juga secara mandiri.

"Beberapa SMP swasta di sini ada yang menerapkan PPDB Online Mandiri. Waktu pendaftaran sama seperti SMP Negeri, dimulai dari Jumat (14/6/2019). Hanya saja, SMP swasta diberi perpanjangan," jelas Retno saat ditemui Tribunjateng.com, Senin (17/6/2019) di ruang kerjanya.

Dari pengamatannya, Retno menjelaskan, secara keseluruhan peminat jalur zonasi untuk sekolah-sekolah negeri di Kabupaten Tegal ramai.

Sehingga, dia menyarankan agar para calon siswa melirik juga SMP swasta yang tak kalah bagus dengan negeri.

"Terutama bagi calon siswa yang sudah tereliminasi bisa daftar ke SMP swasta. Sebab, pendaftar di negeri sangat banyak. Contoh saja di SMP Negeri 1 Slawi, daya tampung hanya 288, tapi pendaftarnya hingga 600 calon siswa," jelasnya.

Sejauh ini, Dinas memantau tidak ada masalah atau hambatan yang mencolok selama masa PPDB.

Hanya saja, Retno mewakili Disdikbud mewanti-wanti supaya SMP swasta bisa juga mendapatkan calon siswa untuk tahun ajaran 2019-2020.

"Karena pernah terjadi di sini, ada SMP swasta yang tutup karena tidak dapat calon siswa baru. Sehingga, kami ingin mendorong juga pihak swasta agar bisa mendapatkan calon siswa baru," tutur Retno. (Akhtur Gumilang)

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved