Dua Kubu Ngotot Menangkan Sidang Politik Uang yang Menyeret Caleg Golkar Kota Pekalongan

Dengan agenda mendatangkan 7 saksi. Kedua belah pihak baik Jaksa Penuntut Umum (JPU), dan kuasa hukum terdakwa sama-sama ngotot

Dua Kubu Ngotot Menangkan Sidang Politik Uang yang Menyeret Caleg Golkar Kota Pekalongan
Tribunjateng.com/Budi Susanto
Sejumlah saksi melakukan sumpah di bawah AL Quran sebelum dimintai keterangan dalam sidang politik uang di Pengadilan Negeri Kota Pekalongan, Senin (17/6/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Kasus politik uang yang menyeret H Faisol Khanan Caleg Golkar Dapil 1 Pekalongan Barat Nomor Urut 3 Kota Pekalongan dengan barang bukti Rp 490 ribu, berlanjut dengan sidang kedua di Pengadilan Negeri Kota Pekalongan.

Dengan agenda mendatangkan 7 saksi. Kedua belah pihak baik Jaksa Penuntut Umum (JPU), dan kuasa hukum terdakwa sama-sama ngotot.

Keduanya ingin membuktikan masing-masing pihak bisa memenangkan sidang.

Dengan pengawalan petugas, dan dihadiri sejumlah Ormas sidang berjalan memanas.

Hafis Mujahidin Ketua Tim JPU menuturkan, ia optimis bisa memenangkan sidang.

“Karena bukti sudah dikumpulkan dan akan kami paparkan di depan Hakim, jadi kami optimis bisa memenangkan sidang,” paparnya, Senin (17/6/2019).

Dilanjutkannya, sejumlah saksi telah dihadirkan dan dapat disimpulkan terdakwa bersalah.

“Sidang kali ini tentang politik uang yang dilakukan oleh terdakwa saat pelaksanaan Pemilu April lalu. Kami akan membuktikan bahwa terdakwa benar melakukan hal tersebut dengan sejumlah bukti,” katanya.

Sementara itu, Damirin Kuasa Hukum terdakwa tetap ngotot, bahwa Faisol tidak melakukan praktik politik uang.

“Uang belum dibagikan bagaimana Faisol dituduh melakukan praktik politik uang,” tegasnya.

Ia menuturkan, perbuatan yang disangkakan oleh JPU, dan saksi belum bisa menjadi barang bukti kuat.

“Sangkaan politik uang belum bisa kami terima, karena barang bukti belum kuat. Untuk itu kami optimis bisa memenangkan sidang ini,” kata Damirin.

Terpisah Ketua Bawaslu Kita Pekalongan, Sugiharto, menerangkan, 7 saksi dipanggil di dalam sidang.

“Sidang kali ini adalah sidang lanjutan, di mana 7 saksi dipanggil dalam persidangan. Dua saksi yang sudah dimintai keterangan dari pihak Kepolisian yang melakukan pengamanan, serta pihak yang menerima uang dari terdakwa. Sidang kemungkinan masih berlanjut hingga Rabu mendatang hingga hakim memberikan putusan,” tambahnya. (*)

Penulis: budi susanto
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved