Mbah Bandiyem, Setelah Meninggal Namanya jadi Label Grup Motor, Kata Gubernur Ganjar Semua Love

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyempatkan datang melayat langsung ke rumah duka di Dusun Topeng, Desa Kajen, Kecamatan Ceper, Klaten

Mbah Bandiyem, Setelah Meninggal Namanya jadi Label Grup Motor, Kata Gubernur Ganjar Semua Love
Istimewa
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat melayat di kediaman Mbah Bandiyem, Minggu (16/6). Mbah Bandiyem merupakan satu-satunya penjual makanan di kantor Gubernur Jateng yang diperbolehkan memasuki setiap ruang kantor. 

TRIBUNJATENG.COM, KLATEN - Mbah Bandiyem, satu-satunya penjual buah asongan yang "diizinkan" berjualan di Kantor Gubernuran, mengembuskan napas terakhirnya, Sabtu (15/6) lalu.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyempatkan datang melayat langsung ke rumah duka di Dusun Topeng, Desa Kajen, Kecamatan Ceper, Klaten, Minggu (16/6).

Mbah Bandiyem meninggal setelah menanggung sakit sekira satu bulan karena kecelakaan.

Sempat dirawat di ortopedi tradisional, Mbah Bandiyem menjalani perawatan di rumah Pleburan Semarang didampingi anaknya, Sani Sarah (45).

Namun pada Sabtu (16/6) malam dia mengembuskan nafas terakhirnya.

"Permintaan terakhir simbok, pengin dimakamkan di dekat ibu dan saudara-saudaranya di Klaten. Simbok juga memberi alasan, agar anak-anaknya tetap mengingat kampung halaman karena kini anak-anaknya berpencar, tidak hanya di Klaten," kata Sani.

Ada rasa campur aduk yang dialami sanak kerabat Mbah Bandiyem.

Pasalnya, tepat lima hari sebelum kepergiannya, suami Mbah Bandiyem telah mendahului menemui Sang Khaliq.

Sedih dan takjub dirasakan Sani. Sedih karena kedua orangtuanya telah tiada, takjub karena sedemikan lekatnya rasa cinta mereka.

"Meski sama-sama di Semarang, simbok dan bapak tidak tinggal satu rumah karena pekerjaan. Bapak di Jalan Borobudur Raya no 78 Manyaran, simbok di Pleburan. Tapi setiap seminggu sekali beliau berdua ketemu. Simbok nyuwun dimakamkan dekat ibu dan saudara, meski bapak dimakamkan di Semarang," katanya.

Halaman
12
Penulis: faisal affan
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved