Paguyuban PKL Adem Ayem Demak Curhat ke Ketua Dewan, Sebut Penerapan Perda Penertiban Tebang Pilih

Sejumlah PKL yang tergabung dalam paguyuban PKL Adem Ayem beraudiensi dengan Ketua DPRD Demak, Nurul Muttaqin terkait perda penertiban PKL di gedung

Paguyuban PKL Adem Ayem Demak Curhat ke Ketua Dewan, Sebut Penerapan Perda Penertiban Tebang Pilih
TRIBUN JATENG/ALAQSHA GILANG IMANTARA
Paguyuban PKL Adem Ayem Demak beraudiensi dengan Ketua DPRD Demak, Nurul Muttaqin di kantor DPRD Demak, Senin (17/6/2019). (Tribunjateng/Alaqsha Gilang Imantara) 

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Sejumlah PKL yang tergabung dalam paguyuban PKL Adem Ayem beraudiensi dengan Ketua DPRD Demak, Nurul Muttaqin terkait perda penertiban PKL di gedung DPRD Demak, Senin (17/6/2019).

Mereka menolak perda nomor 4 tahun 2019 tentang ketertiban umum yang digunakan sebagai acuan dalam melakukan penertiban PKL di jalur lambat Katonsari Demak.

"Jalur lambat di Katonsari Demak selama ini selalu ditertibkan oleh Satpol PP, tetapi kenapa di tempat lain yang terdapat trotoar diperbolehkan berdagang untuk PKL," ujar
Ahmad Zaini, Ketua Paguyuban PKL Adem Ayem Demak.

Menurutnya, jika menerapkan perda nomor 4 tahun 2019 secara adil maka PKL ditempat lain yang ada trotoarnya juga harus ditutup.

"Jika PKL ditempat lain saja boleh berjualan, kenapa hanya PKL di Katonsari yang tidak boleh," keluhnya.

Padahal, kata dia, ada 119 PKL Katonsari yang menggantungkan hidupnya dengan berjualan di jalur lambat Katonsari.

"Sebenarnya, satpol PP telah memberikan tempat pengganti berjulan di stadion Pancasila tetapi sebagian besar pedagang menolak karena lokasinya yang kurang strategis," imbuhnya.

Ketua DPRD Demak, Nurul Muttaqin, mengatakan pihaknya memberikan jalan tengah dengan memperbolehkan pedagang untuk berjualan di belakang trotoar sementara waktu.

"Besok Selasa, kami lanjutkan kembali rapat dengan PKL terkait solusi yang terbaik," ucapnya.

Nurul berharap pertemuan berikutnya bisa menghasilkan keputusan atau solusi yang terbaik bagi pedagang. (agi)

Penulis: Alaqsha Gilang Imantara
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved