Resmi Dirilis, PSIS Semarang Kaget Lihat Jadwal terbaru Pekan keempat Liga 1

PSIS Semarang yang dijadwalkan akan bertandang ke markas Perseru Badak Lampung bakal menghadapi Perseru, 26 Juni

Resmi Dirilis, PSIS Semarang Kaget Lihat Jadwal terbaru Pekan keempat Liga 1
Tribunjateng.com/Franciskus Ariel Setiaputra
Starting Line Up PSIS Semarang melawan Persebaya Surabaya di pekan keriga Liga 1 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pekan keempat Liga 1 yang sempat mengalami penundaan akhirnya kembaki dijadwalkan ulang.

Semula, pekan keempat ditunda hingga akhir Agustus mendatang. Namun, dalam jadwal laga tunda yang sudah dirilis PSSI, pekan keempat akan mulai bergulir mulai 26 Juni mendatang.

PSIS Semarang yang dijadwalkan akan bertandang ke markas Perseru Badak Lampung bakal menghadapi Perseru, 26 Juni.

Melihat jadwal tersebut, PSIS dipastikan bakal dihadapkan dengan jadwal padat. Sebab, sebelum melakoni laga away ke kandang Perseru, empat hari sebelumnya PSIS juga melakoni laga away ke kandang Bali United (22/6). Dan pasca menghadapi Badak Lampung PSIS bakal menjamu Barito Putera (30/6).

Artinya, PSIS akan bertanding sebanyak tiga kali dalam kurun waktu delapan hari saja.

Menanggapi jadwal terbaru ini, manajemen PSIS mengaku terkejut.

General Manager PSIS, Wahyu "Liluk" Winarto mengungkapkan, PSSI seharusnya lebih teliti dalam mengatur jadwal kompetisi. Agar tidak terjadi hal-hal yang merugikan klub-klub peserta.

"Dengab jadwal yang sudah dikirim ke kami, saya kira PSSI membuat jadeal yang tidak tepat. Semula kami mendapat informasi pekan keempat ditunda di bulan Agustus. Tahu-tahu dijadwal ulang akhir Juni," kata Liluk kepada Tribun Jateng, Senin (17/6/2019).

"Dengan main sebanyak tiga kali dalam kurun waktu delapan hari, harusnya PSSI bisa mengerti. Apakah itu ideal atau tidak. PSSI punya jawaban tersendiri. Yang pasti, kami merasa jika jadwal ini terlalu mepet," imbuh Liluk.

Dengan pertandingan dua kali away ke markas Bali United dan Perseru Badak Lampung serta satu laga home kontra Bsrito Putera dalam tempo delapan hari, diakui Liluk cukup memberatkan.

Jika PSIS melayangkan protes dan permohonan perubahan jadwal, Liluk mengaku cukup pesimis.

"Itu saya kira sangat berat. Jelas kami sangat kaget dan merasa dirugikan. Kami pesimis jika jadwal ini akan dirubah. PSSI selalu membikin jadwal dengan tidak melihat kondisi tim," keluhnya.

Menyikapi jadwal yang baru saja diterima tersebut, Liluk berharap tim pelatih juga nantinya melakukan rotasi yang tepat. Disamping menjaga kondisi fisik pemain tetap terjaga, target memburu poin disetiap laga tetap terpenuhi.

"Untuk menyikapi ini kami harus berkoordianasi dengan tim pelatih. Bagaumana merotasi pemain dengan tiga pertandingan yang begitu mepet. Saya kira pelatih juga harus bisa membuat solusi yang tepat untuk masalah rotasi ini," pungkas Liluk. (*)

Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved