Suyono Minta BPKP Jawa Tengah Ikut Awasi Keuangan Pemkab Batang

Pelantikan dan sertijab oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo itu dilakukan dari jabatan lama Samono kepada pejabat baru Salamat Simanullang.

Suyono Minta BPKP Jawa Tengah Ikut Awasi Keuangan Pemkab Batang
ISTIMEWA
Wakil Bupati Batang Suyono menghadiri serah terima jabatan (Sertijab) Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jawa Tengah di Gedung Grahadika Kantor Gubernur Jalan Pahlawan Kota Semarang, Senin ( 17/6/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Wakil Bupati Batang Suyono menghadiri serah terima jabatan (Sertijab) Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jawa Tengah di Gedung Grahadika Kantor Gubernur Jalan Pahlawan Kota Semarang, Senin ( 17/6/2019).

Pelantikan dan sertijab oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo itu dilakukan dari jabatan lama Samono kepada pejabat baru Salamat Simanullang.

Sebelumnya Salamat menjabat sebagai Direktur Pengawasan Bidang Pengembangan Ilmu Pengatehauan Bidang Politik, Hukum, Keamanan Pembangunan Manusia BPKP Provinsi DKI Jakarta.

Wakil Bupati Batang Suyono mengatakan, sesuai Pasal 2 dan 3 Peraturan Presiden RI Nomor 192 Tahun 2014 tentang Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

BPKP mempunyai tugas menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pengawasan keuangan negara atau daerah dan pembangunan nasional.

"Oleh karena itu, kami meminta BPKB mengawal, membimbing Pemkab Batang dan pendampingan, sehingga laporan keuangan pembangunan bisa sesuai dengan perundang undangan," terangnya dalam rilis.

Menurutnya, masyarakat sekarang sudah sangat kritis terhadap laporan keungan pembangunan, ia sangat membutuhkan bimbingan dan pendampingan agar kinerja Pemkab Batang dapat transparan dan akuntabel sesuai regulasi serta mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat.

"Bupati Wihaji dalam memimpin Pemkab Batang memiliki komitmen terhadap laporan tata kelola penyelengaraan pembangunan yang berkualitas dan akuntabel, sebagai wujud pertanggungjawaban kami terhadap rakyat selama mempin," ujarnya.

Ia juga menjelaskan, Pemkab Batang mengikuti perkembangan zaman dengan memanfaatkan teknologi informasi untuk mempermudah fasilitas tata kelola keungan daerah.

Selain aplikasi dari BPKP, Pemkab juga memiliki aplikasi penunjang tata kelola yang transparansi, akuntabel dan bisa diakses oleh masyarakat.

"Selain menggunakan IT aplikasi dari BPKP Seperti SIMDA Gaji, SIMDA Perencanaan, SIMDA SAKIP dan aplikasi Sistem Keungan Desa, Pemkab juga memiliki aplikasiE-budgeting E-palning, E- hibah, hingga E-Sakti yang sudah mendapatkan rekomendasi dari KPK," pungkasnya. (Dina Indriani)

Penulis: dina indriani
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved