Tim Medis ACT Jangkau Korban Banjir Konawe Utara

Sejumlah pengungsi di Kecamatan Asera mengeluhkan sakit perut dan gatal-gatal.

Tim Medis ACT Jangkau Korban Banjir Konawe Utara
IST
Tim medis Aksi Cepat Tanggap (ACT) melakukan pelayanan kesehatan di Desa Longeo, Kecamatan Asera pada Sabtu (15/6). 

TRIBUNJATENG.COM, KONAWE UTARA – Tim medis Aksi Cepat Tanggap (ACT) melakukan pelayanan kesehatan di Desa Longeo, Kecamatan Asera pada Sabtu (15/6).

Tim melaporkan, sejumlah warga mulai menderita gatal-gatal, sakit kepala, dan sakit perut.

Menurut Koordinator Relawan Medis Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) - ACT Suharliana Alsair, kondisi kesehatan para korban banjir sangat dipengaruhi faktor kebersihan lingkungan.

Lia, sapaan Suharliana, menerangkan, tidak tersedianya air bersih membuat warga amat rentan terkena penyakit.

“Air bersih di sini (Kecamatan Asera) masih susah. Warga menggunakan air sungai yang tidak bisa dipastikan kebersihannya untuk membersihkan diri. Bahkan ada juga yang berhari-hari tidak mandi,” ungkap Lia, Ahad (16/6).

Menurut Lia, kondisi masyarakat yang masih hidup dalam keterbatasan juga mempengaruhi faktor kesehatan.

“Mereka sudah tidak punya apa-apa, bahkan sandal. Terpaksa, mereka harus berjalan kaki tanpa alas kaki. Belum lagi sejumlah warga masih mengevakuasi barang-barang yang terendam air,” cerita relawan bidan asal Kabupaten Kolaka itu.

Berdasarkan pantauan tim medis, walau banjir sejumlah wilayah telah surut, namun potensi sumber penyakit bagi korban masih besar.

“Lumpur yang mulai mengering dan mengeras kemudian menjadi debu yang mengganggu pernapasan warga. ISPA (infeksi saluran pernapasan akut) pun berpotensi,” terangnya menggambarkan keadaan.

Menghadapi itu, tim medis pun menyediakan sejumlah obat untuk menangani keluhan pasien.

Halaman
123
Editor: abduh imanulhaq
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved