Berikut Isi Kesaksian Dirut Persija Jakarta pada Sidang Lanjutan Joko Driyono di PN Jakarta Selatan

Sidang lanjutan perkara tindak pidana umum terdakwa mantan Plt Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, menghadirkan saksi Kokoh Afiat.

Berikut Isi Kesaksian Dirut Persija Jakarta pada Sidang Lanjutan Joko Driyono di PN Jakarta Selatan
KOMPAS.COM/ RINDI NURIS VELAROSDELA
Tersangka perusakan barang bukti kasus pengaturan skor sepak bola, Joko Driyono atau Jokdri (baju kuning) diserahkan ke Kejaksaan Agung oleh tim Satgas Antimafia Bola, Jumat (12/4/2019) sore. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Sidang lanjutan perkara tindak pidana umum terdakwa mantan Plt Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, menghadirkan saksi Kokoh Afiat, selaku mantan Direktur Keuangan PT Liga Indonesia.

Kesaksian Kokoh Afiat cukup menarik mengingat ia adalah saksi yang menandatangani berita acara sita dari Satgas Anti Mafia Bola setelah menggeledah kantor PT Liga Indonesia di Kawasan Rasuna, Jakarta, awal Februari 2019.

Diungkapkan Kokoh Afiat, dirinya menandatangani berita acara sita yang berisi barang-barang berupa CPU milik Liga Indonesia, alat penghancur kertas milik Liga Indonesia, berikut sisa kertas yang masih ada di sana.

Padahal semua dokumen itu adalah dokumen lama di masa Liga Indonesia masih menjadi operator Liga 1 dan 2.

“Sejak awal 2016, Liga Indonesia sudah berhenti dan tidak menjadi operator lagi," kata Kokoh Afiat seperti rilis yang diterima oleh BolaSport.com, Selasa (18/6/2019).

Diganti dengan PT Liga Indonesia Baru, yang berkantor di Menara Sudirman Jakarta.

"Saksi dan terdakwa sama sekali tidak menjadi pengurus dalam perusahaan operator kompetisi tersebut,” ucap pria yang saat ini menjabat sebagai Direktur Utama Persija Jakarta itu di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Ditambahkan saksi lainnya, Subekti, staf keuangan Liga Indonesia yang memerintahkan saksi sebelumnya yaitu Tri Nursalim, untuk menghancurkan kertas.

Subekti mengatakan, kertas tersebut adalah dokumen keuangan Liga Indonesia, yang diketahui dari saksi Kokoh.

Dokumen itu sama sekali tidak ada hubungannya dengan materi penyidikan satgas terkait perkara pengaturan skor yang kini disidangkan di PN Banjarnegara, Jawa Tengah dengan terdakwa Priyanto dkk.

Halaman
12
Editor: deni setiawan
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved