Bukannya Ibadah, Pemuda di Kabupaten Tegal Ini Justru Edarkan Pil Koplo Selama Ramadan

Selama bulan suci ramadhan lalu, pemuda asal Kabupaten Tegal, Jawa Tengah ini malah sibuk mengedarkan pil koplo jenis heximer dan double Y secara

Bukannya Ibadah, Pemuda di Kabupaten Tegal Ini Justru Edarkan Pil Koplo Selama Ramadan
IST
STA, pemuda pengedar pil koplo di Kabupaten Tegal. Ist 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Selama bulan suci ramadhan lalu, pemuda asal Kabupaten Tegal, Jawa Tengah ini malah sibuk mengedarkan pil koplo jenis heximer dan double Y secara ilegal.

Aktivitas jual obat-obotan secara ilegal oleh pemuda berinisial STA (24), asal Desa Grobogkulon, Kecamatan Pangkah Kabupaten Tegal, pun diresahkan warga sekitar.

Akhirnya, pemuda ini pun diringkus jajaran Satresnarkoba Polres Tegal setelah mendapat sejumlah laporan dari warga pada Kamis (13/6/2019) lalu.

Pelaku kemudian dijerat dengan pasal 197 sub 196 jo pasal 98 UU RI No. 36 tahun 2009 tentang kesehatan.

STA akan diancam pidana paling lama 15 tahun dan denda 1,5 Milyar.

Kepada Tribunjateng.com, Kasatresnarkoba Polres Tegal AKP Jaenudin mengatakan, pengungkapan peristiwa itu bermula dari adanya informasi dari masyarakat.

Dari informasi itu, warga menyebutkan adanya seorang yang mengedarkan pil koplo tanpa izin.

Atas informasi itu, pihaknya kemudian melakukan penyelidikan.

"Hingga petugas kemudian menjumpai seseorang yang kedapatan membawa sejumlah pil heximer. Dia dapat pil itu dari pelaku," kata AKP Junaedi kepada Tribunjateng.com, Selasa (18/6/2019).

Selanjutnya, kata Jaenudin, petugas pun meminta keterangan seorang pembeli pil-pil tersebut hingga akhirnya sang pelaku berhasil ditangkap.

Selain pelaku, petugas juga menyita sejumlah barang bukti di antaranya, pil warna putih double Y sebanyak 67 butir yang sudah dibungkus dengan plastik klip warna bening.

"Tiap plastik klip itu berisikan 4 butir pil. Selain itu, juga disita Pil warna kuning heximer sebanyak 18 butir yang sudah dibungkus, dompet, dan uang tunai," tegasnya.

Rencananya, barang bukti yang disita akan dibawa ke Labfor untuk diperiksa lebih lanjut. (Tribunjateng/gum).

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved