Buntut Kasus Bokong Semar, Kejari Kota Tegal Masih Menunggu SPDP Tersangka EP

Buntut dari kasus tukar guling tanah (ruislag) pembuatan tempat pembuangan akhir (TPA) Bokong Semar di Kota Tegal, masih belum berakhir.

Buntut Kasus Bokong Semar, Kejari Kota Tegal Masih Menunggu SPDP Tersangka EP
TRIBUNJATENG/MAMDUKH ADI PRIYANTO
TPA Bokong Semar di Kota Tegal 

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Buntut dari kasus tukar guling tanah (ruislag) pembuatan tempat pembuangan akhir (TPA) Bokong Semar di Kota Tegal, masih belum berakhir.

Hingga kini Kejaksaan Negeri Kota Tegal, masih menunggu Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) yang menyeret mantan Sekda Kota Tegal, EP, dari pihak penyidik kepolisian.

Sebelumnya, kasus Bokong Semar telah menyeret beberapa pejabat dan pengusaha ke dalam jeruji, mantan Wali Kota Tegal, Kabag Tata Pemerintahan Hartoto, serta pengusaha Syaeful Jamil dan Rudianto.

Kasi Pidana Khusus Kejari Kota Tegal Roni mengatakan, pihaknya masih menunggu SPDP dari penyidik kepolisian.

Ia mengakui, SPDP sudah sempat masuk ke Kejari Kota Tegal.

Namun karena dirasa belum lengkap, Kejari Kota Tegal pun mengembalikan kepada penyidik polisi untuk dilengkapi kembali.

"Kami siap menindaklanjuti kasus Bokong Semar yang melibatkan EP. Usai berkas lengkap akan kami tindaklanjuti guna proses penuntutan dalam persidangan di PN Tipikor Semarang," kata Roni kepada Tribunjateng.com, Senin (17/6/2019).

Roni kemudian menjelaskan, Peraturan Jaksa Agung RI Nomor: Perja - 039/A/J.A/10/2010 Tanggal 29 Oktober 2010 tentang tata kelola administrasi dan teknis penanganan perkara tindak pidana khusus.

Melihat regulasi tersebut, lamanya SPDP 150 hari ditambah perpanjangan 90 hari.

"Kalau sudah 240 hari tetap tidak ada jawaban, SPDP kami kembalikan ke penyidik dan dianggap gugur. Jika hendak mengajukan SPDP, tentunya penyidik mesti membuat yang baru," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved