Eksekutif Boeing: Kami Sangat Menyesalkan Hilangnya Nyawa Dalam Kecelakaan Lion Air

Boeing berada dalam suasana penuh penyesalan pada pembukaan Paris Air Show.

Eksekutif Boeing: Kami Sangat Menyesalkan Hilangnya Nyawa Dalam Kecelakaan Lion Air
AFP PHOTO/GETTY IMAGES/STEPHEN BRASHEAR
Pesawat generasi terbaru Boeing 737 MAX 8 mendarat di Boeing Field seusai menyelesaikan terbang pertamanya di Seattle Washington, Amerika Serikat, 29 Januari 2016. Pesawat ini merupakan seri terbaru dan populer dengan fitur mesin hemat bahan bakar dan desain sayap yang diperbaharui. 

TRIBUNJATENG.COM - Eksekutif Boeing, meminta maaf kepada maskapai dan keluarga korban 737 Max yang jatuh di Indonesia dan di Ethiopia, Senin (17/6/2019).

Sementara perusahaan pembuat pesawat Amerika itu berjuang untuk mendapatkan kembali kepercayaan dari regulator, pilot, dan publik global yang sering melakukan perjalanan.

Boeing berada dalam suasana penuh penyesalan pada pembukaan Paris Air Show.

Saingannya Airbus meluncurkan jet baru lorong tunggal jarak jauh, mengalahkan Boeing ke pasar yang diprediksi oleh kedua raksasa penerbangan itu akan tumbuh.

“Kami sangat menyesalkan hilangnya nyawa dalam kecelakaan Lion Air pada bulan Oktober dan kecelakaan Ethiopian Airlines pada bulan Maret," kata Kevin McAllister, CEO Boeing, kepada para wartawan.

Sebanyak 346 orang tewas dalam kedua kecelakaan itu.

“Saya minta maaf atas gangguan yang terjadi,” lanjutnya.

Selain itu ia juga minta maaf pada maskapai-maskapai seiring larangan terbang semua pesawat Max di seluruh dunia, dan kepada penumpang yang terimbas gangguan dalam perjalanan mereka pada musim panas.

Para eksekutif Boeing mengatakan telah dan sedang melakukan berbagai perbaikan pada perangkat lunak Max yang terkait dengan kecelakaan itu, tetapi tidak dapat memprediksi kapan pesawat itu bisa terbang lagi. (*)

Artikel ini telah tayang di voaindonesia.com dengan judul Eksekutif Boeing Minta Maaf kepada Keluarga Korban 737 Max di Indonesia dan Ethiopia

Editor: galih pujo asmoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved