Ketika Turis Asing Tidur Pulas saat Dieng Membeku

Permukaan benda maupun dedaunan hijau di area yang diselimuti embun beku berubah memutih menyerupai salju di negeri empat musim.

Ketika Turis Asing Tidur Pulas saat Dieng Membeku
Tribun Jateng/Khoirul Muzakki
Turis asing berpose di depan salah satu homestay di Dieng Kulon, Banjarnegara. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA - Fenomena embun beku atau bun upas di dataran tinggi Dieng menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Peristiwa alam itu melahirkan pemandangan langka yang menakjubkan.

Permukaan benda maupun dedaunan hijau di area yang diselimuti embun beku berubah memutih menyerupai salju di negeri empat musim.

Hawa dingin di bawah nol derajat celcius yang menyertainya pun melahirkan sensasi tersendiri bagi wisatawan.

Tak ayal, saat kemarau yang menjadi syarat munculnya bun upas datang, wisatawan dari berbagai daerah berbondong-bondong ke Dieng untuk menyaksikan fenomena alam itu.

Beruntung bagi wisatawan yang bisa menyaksikannya langsung, sebab kemunculannya sulit diprediksi.

Seperti kemunculan bun upas kemarin, Senin (17/6). Fenomena alam itu pun disambut antusias oleh wisatawan yang masih bertahan di Dieng. Meskipun, banyak wisatawan yang sudah meninggalkan Dieng saat itu seiring dengan berakhirnya masa libur lebaran.

Hawa dingin yang ekstrem tak menyurutkan langkah mereka untuk mendatangi area terdampak bun upas di komplek candi Dieng. Mereka tak ingin menyiakan kesempatan langka itu lalu mengabadikannya dalam memori handphone atau kamera.

"Karena itu monentum yang ditunggu-tunggu,"kata Fortuna Dyah Setyowati, pemilik homestay Green Savannah Dieng Kulon Banjarnegara

Jika wisatawan dalam negeri takjub dengan fenomena langka ini, bagaimana dengan wisatawan mancanegara?

Halaman
123
Penulis: khoirul muzaki
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved